Tiga tim Indonesia wakili Asia-Pasifik di SEM World Championship India

Kamis, 03 Agu 2023, 22:26 WIB

Jakarta - Tiga tim pelajar dari Indonesia yaitu Garuda UNY ECO TEAM 1 dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), ITS Team Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), dan ARJUNA UI TEAM dari Universitas Indonesia (UI) akan mewakili Asia-Pasifik bersama tim TP ECO FLASH dari Politeknik Temasek Singapura untuk bertanding di ajang Shell Eco-marathon (SEM) World Championship 2023 di Shell Technology Center, Bangalore, India, pada 10-12 Oktober 2023.

Kepastian ini didapat setelah tiga tim Tanah Air menduduki empat besar pada Regional Championship yang diikuti sembilan tim dari juara satu, dua, dan tiga pada subkategori Urban Concept kompetisi mobil hemat energi antar pelajar SEM Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 4-9 Juli yang lalu.

SEM World Championship, sebuah kejuaraan yang tidak hanya menonjolkan hemat energi tapi juga adu kecepatan itu akan diikuti 12 tim terpilih kendaraan hemat energi kategori Urban Concept dari tiga kawasan yaitu Asia-Pasifik dan Timur Tengah, Amerika, serta Eropa dan Afrika.

"Inovasi kendaraan hemat energi dari generasi muda Indonesia sangat diperhitungkan dalam Shell Eco-marathon. Kami akan terus berkolaborasi untuk kesiapan tiga tim perwakilan Indonesia berkompetisi di skala yang lebih besar, World Championship. Ini merupakan bagian dari perjalanan kami untuk mewujudkan solusi mobilitas yang berkelanjutan di masa depan," kata Susi Hutapea selaku Vice President Corporate Relations Shell Indonesia melalui keterangan tertulis yang diterima pewarta di Jakarta, Kamis.

Sementara itu, peraih juara Drivers' World Championship (DWC) 2018 saat menjadi juara pertama di Sirkuit Queen Elizabeth Olympic Park, London, Inggris yaitu ITS Team Sapuangin bertekad mengulangi prestasi yang sama lima tahun yang lalu dengan melakukan sejumlah persiapan matang dari sisi teknis maupun nonteknis.

"Kami melakukan persiapan dari segi teknis dan nonteknis. Dari segi teknis, kami melakukan beberapa modifikasi seperti penyaluran daya dan kelistrikan agar mampu tampil prima saat World Championship nanti. Sementara itu, dari segi nonteknis, kami lebih memperhatikan untuk akomodasi dan pengiriman kendaraan tersebut," kata General Manager ITS Team Sapuangin Bayu Irfansyah Putra.

"Ini adalah pengalaman pertama kami mengikuti lomba di India. Biasanya, kompetisi ini hanya di sekitar Asia Tenggara, Jepang, atau Inggris. Persiapan paling utama adalah mental yang kuat dan kami terus memperbaiki inovasi untuk lebih baik," tambahnya.

Adapun, selain mengirimkan tiga tim di kejuaraan dunia, pada tahun ini, bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia kembali merajai podium ajang mobil hemat energi yang pertama kali digelar di Prancis pada 1985 tersebut dengan menorehkan prestasi 13 penghargaan dari total 18 predikat On-Track untuk dua kategori yang dilombakan yaitu Urban Concept (7 podium) dan Prototype (6 podium).

Indonesia menyapu bersih tiga posisi teratas kategori Urban Concept untuk masing-masing subkategori yairu internal combustion engine (ICE), bahan bakar hidrogen, dan baterai elektrik. Pada subkategori ICE, ITS Team Sapuangin menempati peringkat pertama, disusul oleh Garuda UNY ECO TEAM I di peringkat kedua, dan tim Antawirya dari Universitas Diponegoro (Undip) di peringkat ketiga.

Pada subkategori baterai elektrik, Apatte62 Brawijaya Team I dari Universitas Brawijaya (UB) berhasil merebut posisi tertinggi, diikuti oleh ARJUNA UI Team di posisi kedua dan TITEN UNEJ Team dari Universitas Jember (UNEJ) di posisi ketiga.

Kemudian, tim Indonesia juga berhasil menjuarai kategori Urban Concept dengan bahan bakar hidrogen melalui Semar Urban UGM dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mengungguli juara bertahan TP ECO FLASH dari Politeknik Temasek Singapura di mana tahun ini tergeser ke posisi ketiga. Pada subkategori ini, Universitas Teknologi Nanyang Singapura melalui tim HY12DROGEN menempati posisi kedua.

Sementara itu, pada kategori Prototype, Indonesia juga mengungguli negara-negara lainnya. Semar Proto UGM berhasil menduduki peringkat pertama di subkategori bahan bakar baterai elektrik disusul oleh IMEI Team dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) di posisi kedua dan ANTAWIRYA EV dari Undip di posisi ketiga. Lalu pada subkategori ICE, NAKOELA UI TEAM dari UI menduduki peringkat kedua, VIRGIN TEAM dari Sakonnakhon Technical College Thailand menduduki peringkat pertama, dan Fueang Fha dari Amphawa Industry Thailand.

Lalu, untuk subkategori bahan bakar hidrogen, Bumi Siliwangi Team 2 dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) meraih peringkat kedua dan disusul oleh ANTASENA ITS Team dari ITS di posisi ketiga. Untuk peringkat pertama diduduki oleh tim KUST dari Kookmin University Korea Selatan.

Selain penghargaan On-Track, Shell Eco-marathon juga menobatkan beberapa penghargaan Off-Track sebagai bentuk apresiasi atas keterampilan dan keberhasilan tim di luar sirkuit. Berbagai kategori yang diberikan termasuk Safety, Stimulate to Innovate, Data and Telemetry, Carbon Footprint Reduction, Technical Innovation, dan Spirit of the Shell Eco-marathon.

Pada penghargaan ini, Indonesia meraih lima podium dari total 11 podium. Lima podium itu diraih SEMERU TEAM II UM dari Universitas Malang (UM) yang meraih posisi dua Stimulate to Innovate, ITS Team Sapuangin dan Semar Proto UGM yang menduduki peringkat satu dan dua Data and Telemetry, ANTASENA ITS TEAM dari ITS yang meraih peringkat dua Carbon Footprint Reduction, dan GARUDA UNY ECO TEAM II dari UNY yang meraih peringkat kedua Safety.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.