Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Ingatkan Keamanan Afrika Barat Bisa Terdampak Kudeta Niger

📅 Kamis, 03 Agu 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Ingatkan Keamanan Afrika Barat Bisa Terdampak Kudeta Niger Doc: ANTATA/Xinhua/Mark Garten
Ket. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyampaikan pidato pada KTT Ambisi Iklim di markas besar PBB, New York, Sabtu (12/12/2020).

NEW YORK - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada Selasa (1/8) mengingatkan situasi keamanan yang buruk di Afrika Baratakibat kudeta yang terjadi di Nigerpekan lalu.

"Krisis yang berlangsung, jika tidak diatasi akan memperburuk situasi keamanan di wilayah itu," kata Leonardo Santos Simao, kepala Kantor PBB untuk Afrika Barat dan Sahel.

"Hal itu juga akan berdampak negatif kepada pembangunan dan kehidupan masyarakat di negara yang 4,3 juta penduduknya membutuhkan bantuan kemanusiaan."

"Niger dan lainnya tidak membutuhkan kudeta," kata dia.

Simao mengatakan PBB tidak terlibat dalam negosiasi sejauh ini, namun mendukung penuh segala upaya mengembalikan tatanan demokrasi di negara itu.

Sekelompok tentara yang menyebut diri Dewan Nasional untuk Pengamanan Negara menahan Presiden Mohamed Bazoum pekan lalu.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengungkapkan keprihatinan atas penangkapan sejumlah anggota pemerintah, kata wakil juru bicara Farhan Haq.

Guterres mendesak Niger mematuhi kewajiban hak asasi manusia internasionalnya dan segera memulihkan tatanan konstitusional, kata dia.

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Linda Thomas Greenfield, yang saat ini memimpin Dewan Keamanan selama Agustus, mengaku sudah berbicara dengan Bazoum Kamis lalu.

"Dia kelihatannya baik-baik saja. Dia berada dalam tahanan rumah bersama keluarganya. Dia tidak terdengar tertekan, tetapi saya tahu bahwa situasi yang dia hadapi saat ini memang sangat tegang," kata Greenfield.

Bazoum terpilih pada 2021, dalam transisi kekuasaan demokratis pertama sejak negara itu merdeka dari penjajahan Prancis pada 1960.

Para pemimpin Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Barat (ECOWAS) telah mengeluarkan ultimatum pada Minggu kepada junta agar mengembalikan presiden terpilih secara demokratis dalam sepekan atau menghadapi intervensi militer dari negara-negara di kawasan itu.

Organisasi kawasan Afrika Barat tersebut juga menyatakan segera menangguhkan "seluruh transaksi perdagangan dan keuangan" dengan Niger.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.