Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ridwan Kamil: Pj Gubernur Jabar Tinggal Lanjutkan Reformasi

30 Rabu, 02 Agu 2023, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ridwan Kamil: Pj Gubernur Jabar Tinggal Lanjutkan Reformasi Ridwan Kamil: Pj Gubernur Jabar Tinggal Lanjutkan Reformasi Doc: HUMAS JABAR
Ket. Pengusulan Pemberhentian -- Masa bakti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum akan berakhir pada tanggal 5 September 2023. Maka sesuai ketentuan berlaku, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar mengumumkan pengusulan pemberhentian Gubernur dan Wagub Jabar masa jabatan 2018-2023, pada rapat paripurna, Selasa (1/8).

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil memastikan Penjabat (Pj) Gubernur Jabar yang menggantikannya selama masa tenggang menunggu hasil Pilkada Serentak pada November 2024 nanti, tinggal duduk manis dan melanjutkan apa yang sudah direformasinya.

"Kalau Pj Gubernur Jawa Barat mah insya Allah duduk manis, tidur nyenyak kayaknya ya. Tinggal lanjutkan apa yang sudah kami reformasi. Sebutkan semua dimensi, semua dimensi sudah disentuh. Tidak perlu ada konsep baru," kata Ridwan Kamil di Gedung DPRD Jawa Barat Kota Bandung, Selasa (1/8).

Dia mengatakan, pekerjaan utama yang berada di ranah Pemerintah Provinsi Jabar diyakini bakal rampung sepenuhnya, seiring berakhirnya masa jabatan pada 5 September 2023. Sehingga, kata Ridwan Kamil, besar kemungkinan roda pemerintahan Pemprov Jabar layaknya autopilot.

Gubernur Ridwan Kamil berharap, Pj Gubernur Jabar kelak dapat menjaga ritme yang telah ada, contohnya, seperti Persib Bandung yang ketika juara pada 2014 silam, sejatinya tinggal menjaga dan mempertahankan prestasi. Tanpa harus melakukan perombakan, dalam kebijakan yang sudah dibentuk.

"Sehingga Pj ini yang penting menjaga aja prestasi. Ibarat kayak Persib lah, kalau sudah juara mempertahankan aja enggak usah konsep baru. Supaya hasil lima tahun ini terjaga," kata dia.

Dia mengatakan keyakinan tersebut tidak lepas dari penempatan pejabat fungsional dan struktural di lingkungan Pemprov Jabar, yang disebutnya telah direncanakan dengan matang.

Dimana semuanya berasal dari hasil evaluasi sistem reformasi birokrasi yang diaplikasikan. "Para pejabat Pemprov Jabar sudah punya spirit, siapapun penjabatnya. Kerja mereka tetap standarnya, seperti saat kami memimpin bersama Pak Uu di Jawa Barat. Jadi tidak akan ada penurunan apapun yang sangat-sangat profesional," kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan selama lima tahun terakhir, ada beberapa kinerja yang diakuinya sebagai pencapaian terbaik selama menjadi gubernur.

Pertama yang paling membanggakan kata dia, adalah sukses menghapus desa tertinggal dan sangat tertinggal di Jabar.

Di mana Gubernur Ridwan Kamil mengklaim, ketika menjadi gubernur 2018 jumlahnya masih seribuan, sekarang nihil desa tertinggal dan sangat tertinggal.

Selain itu, menjadikan sistem reformasi birokrasi terbaik se-Indonesia diakuinya juga turut menjadi prestasi membanggakan. "Ada 540- an. Tapi dua itu terbesarnya. Juga menjaga ekonomi Jawa Barat terbaik di Indonesia. Juga investasi, menandakan kita fokus," kata dia.

Rapat Paripurna

Masa jabatan M Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum sebagai Gubernur Jabar dan Wakil Gubernur akan berakhir pada tanggal 5 September mendatang. Sehingga sesuai ketentuan berlaku, DPRD Jabar mengumumkan pengusulan pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar Masa Jabatan 2018-2023, dalam rapat paripurna.

Berita acara tentang pengusulan tersebut kemudian ditandatangani oleh pimpinan DPRD Jawa Barat, Ridwan Kamil serta Uu Ruzhanul Ulum dan untuk tahap selanjutnya, berita acara tersebut akan diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri.

"Tidak terasa sudah 5 tahun dari 5 September 2018 sampai 5 September 2023. Masih ada sebulan kerja-kerja yang harus kami lakukan," kata Ridwan Kamil.

Dia mengatakan dalam sebulan ke depan ada beberapa agenda penting yang akan dilakukannya antara lain peresmian monumen Kujang Sepasang di Sumedang, peresmian Situ Bagendit Garut, hingga peresmian operasional kereta cepat Jakarta Bandung bersama Presiden Joko Widodo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...

Waspada Potensi Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru

34 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Waspada Potensi Banjir Laha...
Olahraga
Formula 1: Kimi Antonelli M...

TNI AU Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

47 menit yang lalu | Sriyono

Daerah
TNI AU Ciptakan Hujan Buata...
Advertisement
KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.