101 Tahun Chairil Anwar Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia

Kamis, 27 Jul 2023, 20:13 WIB

JAKARTA - Perayaan Hari Ulang Tahun ke-101 Chairil Anwar menjadi momentum memperkuat diplomasi budaya Indonesia bersama negara-negara sahabat. Hal tersebut terlihat dalam acara Malam Pembacaan Puisu karya Chairil Anwar bersama Duta Besar Negara Sahabat, di Museum Nasional, Jakarta, Rabu (26/7).

"Kita berharap nanti perhatian terhadap kebudayaan Indonesia khususnya di kalangan diplomatik ini menjadi lebih besar," ujar Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Hilmar Farid, kepada awak media usai acara pembacan puisi.

Ket. Foto: Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Hilmar Farid, bersama para Para Duta Besar (Dubes) dan perwakilan negara sahabat, usai Malam Pembacaan Puisi karya Chairil Anwar, di Jakarta, Rabu (26/7) malam. — Sumber: istimewa

Hilmar mengatakan, selain momen ulang tahun, ide untuk mengajak partisipasi para duta besar dan perwakilan negara sahabat terlibat dalam "perjalanan bahasa seni" timbul setelah dirinya mengikuti pertemuan terkait terjemahan puisi Chairil Anwar ke berbagai bahasa dunia. Dia meyakini sosok Chairil Anwar cukup mewakili perjalanan bahasa Indonesia. "Chairil boleh dibilang salah seorang penyair paling penting, paling dikenal di Indonesia," jelasnya.

Para Duta Besar (Dubes) negara sahabat yang ikut dalam acara tersebut di antaranya Dubes Australia Penny Williams, Dubes Meksiko Armando G. Alvarez, Dubes Timor Leste Filomeno Aleixo Da Cruz, Dubes Ukraina Vasyl Hamianin, Dubes Belanda Lambert Grijns, Dubes Thailand Prapan Disyatat, Dubes Venezuela Radames Jesus Gomez Azuaje. Selain Australia, seluruh sajak Chairil Anwar dibacakan dalam bahasa masing-masing negara.

Hilmar mengatakan, para Dubes negara sahabat memilih sendiri puisi yang dibacakan dan pihaknya juga menyediakan beberapa pilihan. Dua merasa senang karena para pembaca yang merupakan perwakilan dari negara-negara sahabat sudah berusaha keras untuk menerjemahkan puisi-puisi Chairil Anwar.

"Bukan sebuah pekerjaan yang mudah untuk menerjemahkan dalam bahasa masing-masing. Karena pilihan rima tidak akan sama tetapi mereka berusaha sedemikian rupa mencari kata-kata yang pas sehingga maknanya tidak saja diterjemahkan dengan baik tetapi juga keindahan bunyinya dipertahankan," katanya.

Dia menambahkan pandangan negara-negara sahabat mengenai sastra Indonesia, sudah dipelajari secara lebih mendalam. Mereka sudah bisa lebih merasakan soal penggunaan kata. "Sehingga, secara tak sadar, mereka sudah masuk dalam perjalanan menelusuri kebudayaan Indonesia secara aktif," tandasnya.

Sebagai informasi, Chairil Anwar (1922-1949) adalah penyair dalam puisi Indonesia modern. Dengan puisinya, ia menjadikan bahasa Indonesia matang sebagai bahasa.

Karya-karya dan kontribusi yang telah dilakukan oleh Chairil Anwar semasa hidupnya patut dikenang dan diapresiasi sampai kapan pun. Bahkan Ukraina secara khusus menerjemahkan karya Chairil Anwar kedalam bahasa Ukraina.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.