Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penggunaan Wolbachia Akan Ditingkatkan untuk Atasi DBD

📅 Rabu, 26 Jul 2023, 01:01 WIB | Oleh:
Penggunaan Wolbachia Akan Ditingkatkan untuk Atasi DBD Doc: Koran Jakarta/Muhamad Ma’rup/Tangkapan Layar
Ket. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Maxi Rein Rondonuwu, dalam peringatan ASEAN Dengue Day (ADD) 2023, di Jakarta, Selasa (25/7).

JAKARTA - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Maxi Rein Rondonuwu, mengatakan, penggunaan teknologi Wolbachia untuk mengatasi Demam Berdarah Dengue (DBD) akan ditingkatkan. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari perlunya inovasi dalam mengatasi DBD.

"Di Strategi Nasional (Stranas) kita sudah memungkinkan inovasi lain yang diuji secara ilmiah dan kita bisa mengimplementasikan teknologi wolbachia," ujar Maxi, dalam peringatan ASEAN Dengue Day (ADD) 2023, di Jakarta, Selasa (25/7).

Menurutnya, Wolbachia sudah melewati tahap penelitian dan pengujian serta terbukti mampu mengatasi DBD setelah diuji coba di Yogyakarta. "Ini sudah dipakai negara-negara lain seperti Brazil, Australia, Vietnam, dan lain-lain," tambahnya.

Maxi mengungkapkan, pemerintah tengah mengujicoba Wolbachia di lima kota yaitu Jakarta Barat, Bandung, Semarang, Bontang, dan Kupang. Selain itu, Bali juga menggunakan teknologi tersebut, tapi melalui pembiayaan dari World Musquito Program (WMP).

Peneliti Demam Berdarah dari Universitas Gadjah Mada, Adi Utarini, menjelaskan Wolbachia adalah bakteri yang dapat tumbuh alami diserangga terutama nyamuk, kecuali nyamuk aedes aegypti. Bakteri tersebut mampu melumpuhkan virus dengue, sehingga apabila ada nyamuk aedes aegypti menghisap darah yang mengandung virus dengue tidak akan menyebar ke dalam tubuh manusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

59 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.