Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian PUPR: TKDN dalam pembangunan IKN di atas 85 persen

📅 Rabu, 26 Jul 2023, 23:54 WIB | Oleh:
Kementerian PUPR: TKDN dalam pembangunan IKN di atas 85 persen Doc: ANTARA/Aji Cakti
Ket. Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja.

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di atas 85 persen.

"Saya kira angkanya (TKDN) di atas 85 persen terkait pembangunan IKN Nusantara, tentunya nanti kita akan melihat kalau terdapat kebutuhan khusus yang memang kita tidak bisa produksi, sehingga kita terpaksa harus mengimpor. Namun, sejauh ini kita bisa melakukan konstruksi dengan seluruh material dan produk yang ada di Indonesia," kata Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja, di Jakarta, Rabu.

Menurut Endra, untuk TKDN memang cukup tinggi capaiannya, karena pembangunan IKN tidak banyak menggunakan produk dan material luar. Untuk sementara dari sisi material, pilihan teknologi, jenis bangunan, prasarana dan sarana yang dibangun memungkinkan untuk menggunakan produk-produk dalam negeri.

Sedangkanuntuk tenaga kerja konstruksi IKN, Kementerian PUPR mencatat dari hampir 10.000 tenaga kerja konstruksi yang sekarang bekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, sekitar 25 persen merupakan tenaga kerja lokal.

Sementara 75 persen lainnya merupakan tenaga kerja yang datang dari berbagai wilayah Indonesia, seperti dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan wilayah-wilayah lainnya.

Endra mengatakan, pembangunan IKN merupakan kesempatan bagus bagi tenaga kerja konstruksi untuk tetap bisa bekerja, terutama beberapa waktu lalu ketika terjadi masa pandemi COVID-19.

"Kita harapkan bahwa tenaga kerja konstruksi lokal di IKN bisa beradaptasi dan kemudian meningkatkan kapasitas serta kualitas kerjanya, supaya bisa setara dengan tenaga kerja konstruksi yang berasal dari luar IKN," katanya pula.

Endra menambahkan bahwa dampak kehadiran tenaga kerja konstruksi tersebut menimbulkan dampak positif yang terasa sampai ke desa-desa dan kampung-kampung yang berada di sekitar IKN. Sekarang sudah banyak tumbuh rumah makan, penginapan, dan jasa-jasa untuk pelayanan perkotaan.

IKN Nusantara dibangun untuk mencapai target Indonesia sebagai negara maju, sesuai Visi Indonesia 2045. Dibangun dengan identitas nasional, IKN akan mengubah orientasi pembangunan menjadi Indonesia-sentris serta mempercepat transformasi ekonomi Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.