Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden: Perlindungan Anak Merupakan Pertaruhan Masa Depan Bangsa

📅 Senin, 24 Jul 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Presiden: Perlindungan Anak Merupakan Pertaruhan Masa Depan Bangsa Doc: ISTIMEWA
Ket. Presiden Joko Widodo (Jokowi)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada peringatan Hari Anak Nasional, Minggu (23/7), menyatakan perlindungan dan kesempatan bagi anak untuk berkembang merupakan pertaruhan masa depan bangsa.

Dalam akun media sosial Instagram @jokowi yang dipantau di Jakarta, Minggu (27/7), Presiden mengatakan generasi terbaik bangsa selalu lahir dari zaman yang memberi tempat yang lapang bagi setiap anak untuk tumbuh bebas, cerdas, dan ceria.

Sementara itu, Wakil Presiden dalam acara Anugerah Komite Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Tahun 2023, pada Kamis (20/7) lalu, juga menekankan pentingnya perhatian bersama atas penyelenggaraan perlindungan anak, karena anak-anak adalah aset bangsa yang paling berharga.

Wapres mengingatkan agar keberadaan keluarga dan pengasuhan alternatif seharusnya menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menekankan pentingnya akses air minum dan sanitasi yang layak dalam rangka pencegahan stunting. "Apabila anak-anak Indonesia tidak mendapatkan air bersih dan sanitasi yang baik, akan berisiko stunting, ini harus dihindari. Oleh karena itu, pemerintah gencar untuk melaksanakan program penyediaan air bersih dan sanitasi," kata Basuki.

Kementerian PUPR, tambahnya, terus memberikan dukungan terhadap program pencegahan stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak balita melalui penyediaan sarana prasarana air bersih dan sanitasi.

Dukungan infrastruktur dari Kementerian PUPR melalui program padat karya Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya berupa Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas). Pelaksanaan kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) bertujuan untuk mendistribusikan anggaran infrastruktur kerakyatan hingga ke desa/pelosok serta mendorong perekonomian masyarakat dan memperluas lapangan pekerjaan.

Dukungan Sosial

Pengamat sosial dari Universitas Airlangga Surabaya, Sutinah, yang diminta pendapatnya, mengatakan perlindungan dari kekerasan untuk mendukung perkembangan anak memang penting, terutama pada anak-anak terlantar yang kurang mendapat perhatian dan jauh dari keluarga. Dukungan dari lingkungan sosial itu sangat berguna karena bagi anak terlantar sendiri, keberadaan lembaga sosial dan tokoh-tokoh masyarakat di sekitarnya umumnya bermanfaat.

"Anak-anak terlantar biasanya mengadu pada pihak-pihak tertentu yang dianggap memberikan perlindungan, yang dirasakan aman untuk mengadu umumnya adalah ke gurunya di sekolah, mengadu ke kerabat, tokoh masyarakat setempat atau ke LSM. Dalam situasi dan kondisi seperti ini maka sangat diperlukan adanya dukungan sosial (social support) dari keluarga, tetangga, masyarakat, termasuk kelembagaan sosial keagamaan yang ada," katanya.

Kehadiran lembaga sosial keagamaan yang dapat dapat meringankan beban keluarga kurang mampu juga sangat berguna. Sebagian besar anak terlantar mengetahui bahwa lembaga sosial keagamaan yang ada di daerahnya punya program beasiswa, bantuan pakaian, makanan, peralatan sekolah, les atau bimbingan pengajian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.