Perusahaan Listrik Portugal Siap Investasi Hidrogen Hijau di Brasil

Minggu, 23 Jul 2023, 17:09 WIB

Perusahaan listrik Portugal, EDP (EDP.LS), tengah menyiapkan investasi besar di Brasil, termasuk kemungkinan pembangkit listrik tenaga hidrogen yang nantinya dapat diekspor ke Jerman.

CEO EDP, Miguel Stikwell mengatakan bahwa Brasil mungkin merupakan kunci bagi strategi transisi energi EDP dan sebuah pabrik baru di negara Amerika Selatan itu dapat memulai ekspor energi hijau ke Eropa.

Ket. Foto: Ilustrasi — Sumber: Istimewa

"Kami berpartisipasi dalam lelang (hidrogen hijau) di Jerman, untuk memiliki proyek industri di Brasil dan mengekspor," kata Stilwell, tanpa memberikan rincian tentang kapasitas produksi atau nilai investasi tersebut, dikutip dari Reuters, Minggu (16/7).

"Tawaran EDP dalam lelang amonia hijau tersebut melibatkan sebuah konsorsium dengan perusahaan-perusahaan yang memiliki spesialisasi di bidang lain, seperti kimia dan transportasi gas," tambahnya.

EDP menghabiskan 4,4 miliar reais ($917 juta) untuk mengakuisisi 32 persen tambahan dari unitnya di Brasil, EDP Energias do Brasil (ENBR3.SA), sebagai bagian dari strategi untuk menghapus anak perusahaan tersebut dan menyederhanakan struktur bisnisnya.

Perusahaan ini sekarang mengoperasikan anak perusahaan bisnis energi terintegrasi (pembangkit, transmisi dan distribusi) dan EDP Renovaveis, yang mengembangkan dan mengoperasikan pembangkit listrik tenaga terbarukan yang besar.

Stilwell mengatakan bahwa perusahaan berencana untuk menginvestasikan sekitar 30 miliar reais di Brasil dalam lima tahun ke depan untuk memastikan operasi-operasi tersebut "bekerja seintegrasi mungkin."

Ia menambahkan bahwa EDP mungkin akan menjual beberapa asetnya, seperti pembangkit listrik tenaga air, untuk diinvestasikan kembali di area-area yang lebih menjanjikan, seperti energi surya dan jalur transmisi.

Perusahaan Portugis ini telah mulai menjajaki bidang-bidang baru di Brasil, termasuk hidrogen hijau, yang dapat menyalurkan kapasitas pembangkit listrik terbarukan perusahaan untuk diekspor ke pasar-pasar lain.

"Negara seperti Brasil, yang memiliki semua sumber daya alam ini (untuk energi terbarukan), dapat memproduksi hidrogen hijau dengan sangat murah," ujar Stilwell.

EDP juga berkomitmen untuk mengembangkan bisnisnya di segmen tradisional sektor kelistrikan di Brasil, seperti pembangkitan.

Stilwell mengatakan bahwa perusahaan akan terus mempelajari lelang-lelang pemerintah untuk transmisi energi, dan bahwa perusahaan menunggu panduan untuk pembaruan konsesi distribusinya.

Sebagai informasi, hidrogen hijau adalah jenis hidrogen yang diproduksi melalui proses produksi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, di mana energi yang digunakan untuk memisahkan hidrogen dari molekul air (H2O) berasal dari sumber energi terbarukan, seperti energi matahari atau tenaga angin. Proses ini dikenal sebagai elektrolisis air.

Dengan menggunakan sumber energi terbarukan untuk memproduksi hidrogen, seperti menggunakan listrik dari pembangkit listrik tenaga surya atau angin, hidrogen hijau mengurangi dampak lingkungan dan membantu mengurangi emisi gas rumah kaca yang berkontribusi pada perubahan iklim.

Hidrogen hijau memiliki berbagai aplikasi potensial, termasuk sebagai bahan bakar untuk transportasi, termasuk mobil bertenaga hidrogen dan pesawat, serta sebagai sumber energi untuk industri dan pembangkit listrik. Dalam skenario ideal, hidrogen hijau dapat menjadi salah satu elemen kunci dalam transisi menuju ekonomi rendah karbon dan berkelanjutan.

Namun, saat ini, produksi hidrogen hijau masih menghadapi beberapa tantangan, terutama terkait dengan biaya produksi dan skala produksi yang masih tinggi. Meskipun demikian, terus adanya kemajuan dalam teknologi dan penurunan biaya energi terbarukan dapat meningkatkan potensi dan penerapan hidrogen hijau di masa depan.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.