Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejati Jateng Tindaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi UNS

📅 Sabtu, 22 Jul 2023, 23:23 WIB | Oleh:
Kejati Jateng Tindaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi UNS Doc: Koran Jakarta/Henri Pelupessy
Ket. Kajati Jateng I Made Suarnawan saat jumpa pers peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 63 di kantor Kejati Jateng, Kota Semarang, Sabtu (22/7).

SEMARANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng telah menerima laporan dan menindaklanjuti dugaan korupsi di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Laporan dugaan korupsi diungkap dua mantan pimpinan Majelis Wali Amanat (MWA) UNS, Hasan Fauzi dan Tri Atmojo.

"Kami telah menerima laporan kegiatan di UNS dan sedang dilakukan pengumpulan data dan segera kami tindaklanjuti," kata Kepala Kejati Jawa Tengah, I Made Suarnawan, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (22/7).

Pihaknya berharap, dalam waktu dekat sudah dapat menerima laporannya.

Sebelumnya, mantan pimpinan MWA UNS Surakarta Hasan Fauzi menyerahkan bukti dugaan fraud atau korupsi di kampus kepada Wali Kota Surakarta.

Hasan mengatakan rincian dugaan korupsi yang dilakukan UNS sebesar 34,6 miliar rupiah. Rincian tersebut merupakan anggaran yang tidak disetujui oleh MWA tapi dijalankan.

"Ini menurut kategori atau undang-undang korupsi masuk kategori korupsi terus ada juga kategori anggaran yang disetujui untuk hal tertentu tetapi dikeluarkan untuk hal yang lain di luar hal yang disetujui oleh MWA," katanya.

Selain itu juga melaporkan kasus pelaksana pengadaan pembangunan di UNS senilai 5 miliar rupiah yang tidak melalui tender. Pihaknya mengakumulasi total dugaan korupsi di UNS mencapai puluhan miliar rupiah sejak 2022-2023.

"Total sekitar 57 miliar rupiah, dari tahun 2022 dan ada juga tahun 2023," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.