• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Telegram Lampaui 800 Juta ...

Telegram Lampaui 800 Juta Pengguna Aktif Bulanan, Kalahkan Whatsapp dan Snapchat

Rabu, 19 Jul 2023, 14:34 WIB

MOSKOW - Platform perpesanan Telegram telah melampaui 800 juta pengguna aktif bulanan dan tumbuh hingga 2,5 juta pendaftar setiap hari, kata sang pendiri Pavel Durov, Selasa (18/7).

"Kami senang dan berterima kasih, meskipun pertumbuhan besar-besaran ini juga berarti pengeluaran yang lebih tinggi untuk penyimpanan dan lalu lintas untuk melayani pengguna kami," tulis Durov dikutip RT.

Ket. Foto: Platform perpesanan Telegram telah melampaui 800 juta pengguna aktif bulanan. — Sumber: RT/GI

"Untungnya, Telegram sangat efisien dalam hal pengeluaran dan kami memiliki awal yang baik dengan monetisasi tahun lalu," tambahnya.

Telegram belum menguntungkan, tetapi Durov mengatakan hampir mendekati tujuan itu "dalam jumlah absolut" ketimbang Twitter atau Snapchat.

Untuk membantu pembiayaan, Telegram telah menerbitkan sekitar 270 juta dolar AS obligasi minggu ini, dengan bantuan "dana terkenal dengan reputasi luar biasa". Durov mencatat bahwa dia menginvestasikan "puluhan juta" ke dalam obligasi baru, di atas ratusan juta yang dia habiskan untuk platform tersebut sepanjang sepuluh tahun terakhir.

"Beberapa orang menyarankan agar saya membeli rumah atau jet. Tapi saya lebih memilih untuk tetap fokus pada pekerjaan saya," katanya.

"Ratusan juta orang mendaftar ke Telegram karena mereka menginginkan platform perpesanan independen yang mengutamakan penggunanya. Menjadi tanggung jawab saya dan pekerjaan hidup saya untuk terus menghadirkan platform ini," katanya.

Forbes 2022 memperkirakan kekayaan bersih Durov mencapai 11,5 miliar dolar AS.Pengusaha kelahiran St. Petersburg dan saudaranya yang seorang ahli matematika Nikolay juga mendirikan VK - jawaban Rusia untuk Facebook - sebelum mengembangkan Telegram pada 2013.

Platform Telegram tumbuh secara eksponensial pada 2022, setelah WhatsApp milik Meta mengubah pengaturan privasinya.Platform ini termasuk dalam lima aplikasi unduhan teratas di seluruh dunia, dan menyumbang hampir 9 persenlalu lintas data seluler di Rusia.

Durov sendiri meninggalkan Rusia pada 2013 dan sejak itu memperoleh kewarganegaraan Prancis dan Uni Emirat Arab.Telegram sendiri terdaftar sebagai perseroan terbatas di Dubai, namun lokasi kantor pusat fisiknya belum diumumkan.

Awal tahun ini, Norwegia melarang Telegram dari perangkat pemerintah, mengutip kekhawatiran akan aplikasi yang "berasal dari Rusia". Sementara pengadilan di Brasil mencoba melarang aplikasi tersebut dengan alasan menolak untuk mengungkapkan informasi tentang dugaanakun "neo-Nazi".Namun, larangan itu dengan cepat dibatalkan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.