- Home
-
- Megapolitan
-
- Sistem Pembayaran 4.300 Ja...
Sistem Pembayaran 4.300 Jakpreneur Gunakan 'QRIS'
Sabtu, 15 Jul 2023, 05:23 WIBJAKARTA - Sebanyak 4.300 UMKM binaan Jakpreneur telah menggunakan sistem pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) agar mempermudah transaksi. Mereka adalah anggota binaan Jakpreneur Jakarta Barat. Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM) Jakarta Barat akan terus menyosialisasikan pembayaran digital (QRIS) kepada para pelaku UMKM.
"Hingga kini tercatat, sebanyak 4.300 Jakpreneur Jakarta Barat sudah menerapkan pembayaran menggunakan QRIS," ujar Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Barat, Iqbal Idham Ramid, dikutip jakartagoid, Jumat (14/7). Di Jakarta Barat sendiri total UMKM Jakpreneur telah mencapai 42.000. Iqbal mengatakan penerapan pembayaran menggunakan QRIS oleh para Jakpreneur sudah dilakukan mulai pelaksanaan bazar tingkat kecamatan dan kota.
"Tujuannya mempermudah pembayaran dan pembukuan usaha. Ketika pelaku UMKM atau Jakpreneur ingin mengajukan permodalan, bank dapat melihat dan menganalisis melalui data transaksi QRIS," jelas Iqbal. Untuk itu, sambung Iqbal, ke depan, dia akan terus menyosialisasikan penerapan pembayaran menggunakan QRIS ke para Jakpreneur.
Sementara itu, Jakpreneur Jaksel ikut bazar UMKM dalam kegiatan Festival Olahraga Rakyat (FOR) 2023 yang digelar serentak di tujuh kelurahan, di Tebet. Kegiatan ini dilaksanakan Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan.
Kasatpel PPKUKM Kecamatan Tebet, Fari, mengatakan bazar UMKM diikuti lebih dari 210 Jakpreneur ini bertujuan untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat."Kita gelar secara bersamaan supaya FOR semakin meriah," ujarnya, Kamis (13/7).
Fari menjelaskan bazar UKM digelar 12-13 Juli, diikuti 30 peserta perwakilan dari setiap kelurahan dengan total ada 15 stan. Dimiyati (46), Jakpreneur Kecamatan Tebet, mengucapkan terima kasih atas digelarnya bazar UMKM ini. Bazar tersebut dinilai mampu menaikkan pendapatannya. Dia memiliki bisnis pecel dan peyek. "Syukurlah, kalau bicara omzet, hampir ada kenaikan 50 persen dari hari biasa berjualan," tandasnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.