Regulator AS Investigasi OpenAI terkait Konten Berbahaya

Jumat, 14 Jul 2023, 09:33 WIB

WASHINGTON - Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) tengah menyelidiki OpenAI untuk menentukan apakah aplikasi ChatGPT merugikan konsumen dengan informasi palsu dan apakah teknologinya salah menangani data pengguna.

OpenAI yang didukung Microsoft menghadapi penyelidikan dengan pertanyaan setebal 20 halaman. Perusahaan tersebut diminta menjelaskan insiden di mana pengguna diremehkan secara salah, dan untuk menginformasikan upaya perusahaan agar hal ini tidak terjadi lagi.

Ket. Foto: CEO OpenAI Sam Altman saat berbicara di depan Kongres. — Sumber: AP/Patrick Semansky

Investigasi yang dilakukan regulator AS pertama kali dilaporkan oleh The Washington Post.

Rilis ChatGPT OpenAI November lalu mengejutkan dunia karena menampilkan kekuatan model bahasa besar (atau LLM), suatu bentuk kecerdasan buatan yang dikenal sebagai AI generatif yang dapat menghasilkan konten mirip manusia hanya dalam hitungan detik.

Di tengah kehebatan kapasitas teknologinya, muncul laporan bahwa model tersebut juga dapat menghasilkan konten yang menyinggung, salah, atau aneh, terkadang "halusinasi".

Ketua FTC Lina Khan berpidato di sidang komite kongres pada Rabu (12/7), meskipun tidak menyebutkan penyelidikan tersebut, dia mengatakan kepada anggota parlemen bahwa agensinya mengkhawatirkan keluaran ChatGPT yang berpotensi mencemarkan nama baik.

"Kami telah mendengar tentang laporan di mana informasi sensitif orang muncul sebagai tanggapan atas pertanyaan dari orang lain," kata Khan.

"Kami telah mendengar tentang pencemaran nama baik, pernyataan fitnah, hal-hal yang tidak benar yang muncul. Itulah jenis penipuan dan penipuan yang kami khawatirkan," tambahnya.

Investigasi FTC terutama berfokus pada bagaimana aspek ini dapat membahayakan pengguna, menurut kuesioner, tetapi juga menyelidiki penggunaan data pribadi OpenAI untuk membangun model terdepan di dunia.

GPT-4 adalah teknologi dasar di balik ChatGPT serta sejumlah program lain dari perusahaan yang membayar kepada OpenAI untuk mengakses modelnya untuk penggunaan mereka sendiri.

CEO OpenAI Sam Altman mengatakan dalam sebuah cuitan, dia menyesali berita investigasi yang bocor ke pers, yang "tidak membangun kepercayaan."

Dia menambahkan "tentu saja" OpenAI akan bekerja dengan FTC dan "sangat penting bagi kami bahwa teknologi kami aman dan pro-konsumen, dan kami yakin kami mematuhi hukum."

Penyelidikan FTC tidak serta merta membawa tindakan lebih lanjut dan regulator dapat menutup kasus tersebut jika puas dengan jawaban perusahaan.

Jika FTC menganggap praktik tersebut ilegal atau tidak aman, FTC akan menuntut tindakan perbaikan dan kemungkinan membuat gugatan.

OpenAI dan FTC tidak menanggapi permintaan komentar.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.