Pembangunan Infrastruktur Dasar di IKN Jadi Prioritas

Selasa, 11 Jul 2023, 00:01 WIB

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) memprioritaskan penyelesaian infrastruktur dasar bidang air di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara hingga tahun 2024.

"Untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), kami memprioritaskan penyelesaian infrastruktur dasar bidang air hingga tahun 2024 yang meliputi penyempurnaan dan penataan kawasan Bendungan Sepaku Semoi," ujar Plt Direktur Jenderal SDA, Jarot Widyoko, dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR, di Jakarta, Senin (10/7).

Ket. Foto: JAROT WIDYOKO Plt Direktur Jenderal SDA - Untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), kami memprioritaskan penyelesaian infrastruktur dasar bidang air hingga 2024. — Sumber: ISTIMEWA

Seperti dikutip dari Antara, Jarot menambahkan kegiatan-kegiatan lainnya terkait pembangunan infrastruktur dasar bidang sumber daya air di IKN pada tahun depan yakni pembangunan pengendalian Banjir Daeran Aliran Sungai (DAS) Sanggai 1A Lanjutan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), penanganan banjir Sungai Sepaku Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara.

Selain itu, tambah Jarot, pengendalian banjir Sungai Pamaluan Kabupaten Penajam Paser Utara, pengendalian banjir Sungai Sanggai Kabupaten Penajam Paser Utara, pengendalian banjir Sungai Seluang dan Tengin Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kemudian, pembangunan Embung KIPP di Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Sistem Peringatan Dini atau Early Warning System DAS Sanggai (KIPP). Adapun total alokasi anggaran untuk dukungan pembangunan IKN pada tahun depan sebesar 1,07 triliun rupiah.

Dukungan Infrastruktur

Dalam kesempatan sama, Jarot memaparkan pembangunan dukungan infrastruktur bidang sumber daya air di IKN pada tahun ini yang dilaksanakan oleh Ditjen SDA adalah pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dengan progres 97,7 persen dan ditargetkan selesai serta impounding pada tahun 2023.

"Selanjutnya, kami juga melaksanakan pengendalian banjir di IKN melalui pekerjaan pengendalian banjir DAS Sanggai 1A yang saat ini telah mencapai progres 46,78 persen, dan akan dilanjutkan pekerjaan pengendalian banjir DAS Sanggai 1A di mana lanjutannya dalam proses lelang," katanya.

Sedangkan untuk pemenuhan air baku di IKN, Ditjen SDA melakukan pembangunan Prasarana Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Sungai Sepaku, pembangunan Embung KIPP Kabupaten Penajam Paser Utara, Optimalisasi Penataan Lanskap Intake Sungai Sepaku, Optimalisasi Penataan Lanskap Embung Mentawir.

"Dalam rangka pembangunan IKN, dapat kami laporkan bahwa total anggaran pembangunan IKN pada tahun ini sebesar 1,13 triliun rupiah," kata Jarot.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian mengusulkan tambahan anggaran untuk 2024 terkait dengan penugasan pembangunan Bandara VVIP serta Akses Tol di IKN Nusantara dan penugasan Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.

"Kita akan coba mengusulkan tambahan anggaran untuk 2024. Pagu indikatif 2024 sebesar 49 triliun rupiah belum mengakomodasi penugasan-penugasan, antara lain penugasan Perpres No 31 Tahun 2023 mengenai percepatan pembangunan dan pengoperasian bandara VVIP untuk mendukung IKN, kemudian penugasan untuk pembangunan tol Seksi 6A, 6B, 6C, Seksi 1 dan Seksi 5B Akses IKN yang ditargetkan selesai pada tahun depan," ujar Hedy.

Dia menambahkan usulan tambahan anggaran tersebut juga untuk alokasi penugasan Inpres Jalan Daerah. "Agar peningkatan konektivitas jalan daerah pada tahun depan tidak terlambat, kami ingin bahwa Inpres ini sejak awal sudah masuk dalam postur anggaran," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.