Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekspansi Usaha, Dubes Cek Kesiapan Operasi Start-Up Kargo Berjadwal di Shanghai

📅 Selasa, 11 Jul 2023, 22:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekspansi Usaha, Dubes Cek Kesiapan Operasi Start-Up Kargo Berjadwal di Shanghai Doc: ANTARA/M. Irfan Ilmie
Ket. Foto arsip - Duta Besar RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun berbicara tentang pencapaian hubungan bilateral Indonesia-Tiongkok selama 2022 saat bertemu dengan para awak media Tiongkok di Wisma Duta KBRI Beijing, Jumat (13/1/2023), menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.

Jakarta - Ekspansi usaha, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok Djauhari Oratmangun memeriksa kesiapan operasi perusahaan rintisan (start-up) kargo udara berjadwal pertama milik anak bangsa, Raindo United Services (RUS).

"Penerbangan kargo RUS ini merupakan kerja anak bangsa yang akan ikut membantu pemindahan barang-barang produk nasional, khususnya usaha kecil dan menengah, ke seluruh wilayah nasional dan regional Asia dan tentunya Tiongkok," kata Djauhari dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Selasa.

Pengecekan tersebut dilakukan di hanggar Boeing Shanghai Aviation Service dekat Bandara Pudong, Shanghai, pada Minggu (9/7).

Djauhari juga menakdiskan pesawat Boeing 737-800BCF yang akan menggunakan nomor registrasi PK-RUS.

Pesawat tersebut akan digunakan pada Agustus 2023 untuk perusahaan penerbangan resmi nasional berjadwal pertama nasional dan regional.

"Sebagai sebuah perusahaan penerbangan komersial kargo berjadwal, RUS tidak hanya ikut berkontribusi dalam mendorong ekspor produk-produk UMKM ke mancanegara, tapi juga mendorong perolehan devisa negara," kata pendiri dan komisaris PT Rusky Aero Indonesia Benny Rustanto.

Salah satu keunikan jasa penerbangan kargo berjadwal adalah unit perangkat muatan kargo atau "Unit Load Device" (ULD) yang dirancang khusus menggunakan oksigen dan pendingin.

Penyediaan ULD jenis ini membuat pengguna jasa kargo berjadwal ini bisa mengirimkan buah-buahan dan sayuran segar, ikan hidup, dan daging segar yang dijaga suhunya selama dikirimkan.

Jasa lainnya adalah penerbangan barang kargo "end-to-end" untuk melayani tidak hanya rute-rute "first miles", tapi juga jarak menengah dan akhir (end of miles).

Melalui aplikasi yang mudah diakses melalui ponsel, pengguna jasa penerbangan kargo Raindo bisa memonitor dan menerima laporan pergerakan barang kargo secara seketika, solusi pemesanan dan penjualan logistik pada saat itu juga.

Menurut survei Pricewaterhouse Copper (PwC) pada 2021, nilai pasar global pengiriman pada hari yang sama diperkirakan mencapai 5,78 miliar dollar AS pada 2019, dan akan mencapai 20,36 miliar dolar AS pada 2027.

Benny menyebut bisnis kargo udara tak hanya mendorong aktivitas ekspor-impor pengusaha kecil dan menengah Indonesia, tapi juga mewujudkan infrastruktur "tol udara" Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.