Perkuat Kolaborasi, Pemerintah Tak Bisa Hidupkan Sastra Tanpa Komunitas

Minggu, 09 Jul 2023, 07:55 WIB

Jakarta - Perkuat kolaborasi. Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti mengatakan bahwa pemerintah tidak akan bisa menghidupkan sastra sendirian tanpa kolaborasi dengan komunitas.

"Prinsip Kemendikbudristek yang selalu dipegang teguh itu gotong royong, kolaborasi, dan kerja sama, jadi pemerintah tidak mungkin berhasil membina sastra, tanpa komunitas-komunitas yang menghidupkannya," kata Suharti pada acara Malam Sastra yang diselenggarakan di kantor Badan Bahasa Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (8/7).

Ket. Foto: Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti (tengah, lima dari kanan) bersama para perwakilan komunitas sastra yang mendapatkan bantuan dari Badan Bahasa pada acara Malam Sastra di Kantor Badan Bahasa, Jakarta Timur, Sabtu (8/7/2023). — Sumber: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari

Ia menegaskan bahwa Kemendikbudristek tidak ingin malam sastra dilakukan tiap tahun tanpa ada bukti nyata, dan Badan Bahasa melalui komunitas-komunitas yang dibina selama ini telah banyak menghasilkan produk sastra yang berkualitas.

"Kurikulum merdeka belajar itu salah satu tujuannya pembelajaran berbasis proyek, dan kegiatan Badan Bahasa selalu menghasilkan proyek, ada musikalisasi puisi, revitalisasi bahasa daerah, penulisan bahan bacaan, revitalisasi dan konservasi sastra lisan, yang selalu berujung pada sastra," katanya.

??????Di momen Malam Sastra ini, Badan Bahasa Kemendikbudristek memberikan bantuan dana kepada 11 komunitas sastra dan 1 perseorangan secara langsung dengan total dana lebih dari Rp1 milyar.

"Bantuan ini silakan dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan digunakan untuk kegiatan apa pun yang menghidupkan sastra," ucap dia.

Suharti menuturkan, di era teknologi yang berkembang sangat pesat, banyak yang bisa dimanfaatkan oleh komunitas sastra, termasuk mengakses segala informasi yang dilakukan oleh Badan Bahasa melalui berbagai platform.

Menurutnya, secanggih apa pun kecerdasan buatan, tidak akan bisa menggantikan pemikiran yang dimiliki para sastrawan.

"Teknologi saat ini memang sudah bisa membuat kalimat-kalimat indah, chatGPT misalnya yang sudah bisa membuat kata berirama, tetapi teknologi tidak akan bisa menggantikan rasa dan pikiran kita, untuk itulah sastra ada," tuturnya.

Ia berharap, melalui acara dan ruang-ruang diskusi seperti ini, bisa ada regenerasi dan lahir sastrawan-sastrawan muda baru

Suharti pada kesempatan ini juga mengajak para pemuda untuk merenungi masa depan dunia lewat puisinya yang berjudul "Dunia yang Kita Punya".

"Dunia yang ingin saya punya, dunia di mana saya bisa tersenyum kepada siapa saja, tanpa takut dianggap gila," kata Suharti dalam sepenggal sajaknya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.