Sidak Pemeriksaan SNI di Pasar Rawamangun

Sabtu, 08 Jul 2023, 05:27 WIB

JAKARTA - Guna mengecek produk kemasan yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) melakukan inspeksi mendadak di Pasar Tradisional Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (7/7).

Menurut anggota Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, Renti Maharaini Kerti,didampingi oleh pengelola Pasar Tradisional Rawamangun, memeriksa barang pedagang kelontong, ikan asin, ayam potong, ikan, daging, danberas. Dari pemeriksaan tersebut tidak ditemukan barang kemasan tidak ber-SNI.

Ket. Foto: Anggota Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN RI Renti Maharaini Kerti tengah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di salah satu pasar modern di Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (7/7/2023). Sidak itu dilakukan untuk mengecek produk kemasan yang tidak berstandar nasional Indonesia (SNI). — Sumber: ANTARA/Syaiful Hakim

Bahan makanan yang mengandung zat berbahaya, seperti penggunaan formalin ikan asin dan daging ayam juga tidak ada. "Kami berkunjung ke pasar tradisional untuk memberikan informasi dan edukasi kepada para pedagang terkait barang-barang yang layak boleh dikonsumsi oleh masyarakat," kata Renti.

Edukasi yang diberikannya agar para pedagang bila mendapatkan barang dari penyuplai memperhatikan tanda SNI. Sebab, ada beberapa produk yang harus ber-SNI, seperti susu bubuk, susu kental manis, biskuit, mi, minyak goreng sawit, tepung, dan air minum kemasan.

"Para pedagang juga harus hati-hati dan teliti untuk mendapatkan barang dari supplier. Perhatikan SNI yang merupakan kewajiban pedagang atau pelaku usaha," tuturnya.

Namun, kata dia, pedagang Pasar Rawamangun sudah sangat komitmenterhadap barang dagangan.

Bahkan, mereka memahami bahwa barang yang berkualitas baik akan memberikan tingkat kepercayaan konsumen. "Para pedagang sangat concern terkait barang yang dijualnya. Kalau produk berkualitas baik maka akan menjaga kepercayaan konsumen," tandas Renti.

Terkait pengawasan yang dilakukan Pemkot Jakarta Timur, sudah cukup baik. Sebab pemeriksaan laboratorium terhadap bahan makanan yang dijual pedagang rutin tiga kali setahun. "Ini perlu diteruskan untuk memberikan keamanan konsumen," ujarnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.