Semoga Tidak Akibatkan Banjir, BMKG Prakirakan Hujan Turun di Sejumlah Wilayah Indonesia
Kamis, 06 Jul 2023, 06:55 WIBJakarta - Semoga tidak akibatkan banjir. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprakirakan bahwa hujan mulai dari intensitas ringan hingga lebat bakal mengguyur sejumlah wilayah yang ada di Indonesia.
Dari laman resmi BMKG yang ANTARA kutip di Jakarta, Kamis, pada siang hari hujan ringan berpotensi turun di Denpasar, Serang, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Pontianak, Banjarmasin, Pangkal Pinang, Ambon, Mataram, Manokwari dan Kendari.
Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Jakarta dan Samarinda memasuki waktu siang.
Kemudian hujan lebat yang disertai petir akan turun di Bandar Lampung dan Palembang.
Cuaca lain yang diprakirakan muncul pada siang hari adalah cuaca berawan di Gorontalo, Semarang, Palangkaraya, Tarakan, Ternate, Kota Jayapura, Kupang, Mamuju, Makassar dan Medan.
Untuk siang hari di wilayah Bengkulu, Jambi, Tanjung Pinang, Pekanbaru, Manado dan Padang akan mengalami cuaca cerah berawan, sedangkan Aceh berpotensi memiliki cuaca cerah.
Berdasarkan laman yang sama, BMKG juga mengatakan bila potensi hujan turun di malam hari. Pada wilayah Denpasar, Bengkulu, Jakarta, Semarang, Surabaya, Palangkaraya, Samarinda, Manokwari serta Mamuju bakal mengalami hujan ringan.
Sementara malam hari di wilayah Tarakan, akan mengalami hujan lebat disertai petir.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta semua pihak untuk segera berinisiatif untuk mulai menampung air demi meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hari tanpa hujan di puncak musim kemarau yang diprakirakan terjadi pada Bulan Juli.
"Pemda diimbau turut memperhatikan hari tanpa hujan, yang berkaitan dengan kekeringan, untuk kekeringan ini masyarakat di tingkat RT atau RW bisa membuat tempat penampungan air yang sifatnya komunitas," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB Abdul Muhari.
Abdul mengatakan, BNPB sudah menghibahkan mobil tangki di beberapa kabupaten untuk mengatasi kekeringan ini, tetapi Pemda dan masyarakat diharapkan memiliki inisiatif untuk membuat tempat penampungan air komunitas yang bisa dimanfaatkan selama musim kemarau.
"Misalkan satu tempat penampungan air untuk 5-10 KK, sehinggadroppingair bersih itu terpusat di tempat penampungan ini, bisa dilakukan sekali dalam 3-4 hari, dan kami imbau masyarakat juga mau tidak mau harus menghemat air," kata dia.
Menurutnya, bencana kekeringan memang tidak secara signifikan menimbulkan banyak korban jiwa atau terluka, tetapi akan membuat masyarakat sulit beraktivitas, dan dari sisi ekonomi juga dapat terdampak, karena sawah, pertanian, dan perkebunan tidak bisa produktif.
"Khusus untuk kekeringan ini, beritanya tidak terlalu terekspos karena tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi aktivitas masyarakat bisa terganggu, misalnya kekurangan air minum, air bersih untuk mandi dan cuci itu kan cukup mengganggu," ucap dia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Prakiraan Terbaru dari BMKG, Cuaca di Sebagian Besar RI Berawan Tebal Pada Selasa
-
Cuaca Hari Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Melanda Berbagai Kota Besar
-
Prakiraan Cuaca Jumat: Mayoritas Wilayah Indonesia Cerah Berawan hingga Berawan
-
Tanggapan Pemerintah atas RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025
-
Cuaca Sabtu, BMKG: Langit Jakarta Cerah Sepanjang Hari, Suhu Udara Rata-rata 26-34°C
-
Minggu, Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan, Suhu Udara Tertinggi 33 Derajat Celsius
-
Selasa, Cuaca Jakarta Cerah hingga Hujan Ringan Sepanjang Hari, Suhu Mencapai 33°C
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.