Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jokowi Tegaskan Pemerintah Terus Bernegosiasi

📅 Selasa, 04 Jul 2023, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jokowi Tegaskan Pemerintah Terus Bernegosiasi Doc: antaranews
Ket. Presiden Joko Widodo

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah terus berupaya membebaskan Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, yang disandera Kelompok Egianus Kogoya di Papua.

"Kita akan terus berusaha, bernegosiasi," ujar Joko Widodo kepada wartawan dalam keterangannya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (3/7), saat akan bertolak ke Australia untuk menghadiri Annual Leaders Meeting 2023.

Jokowi mengatakan banyak hal yang dilakukan pemerintah di Papua terkait upaya pembebasan Pilot Susi Air, namun hal itu tidak dapat dibuka kepada publik.

"Sebetulnya banyak hal yang kita (pemerintah) lakukan di sana, tetapi tidak bisa saya buka di sini," jelas Presiden.

Sementara itu, Menkopolhukam Mahfud MD ditemui terpisah di Istana Kepresidenan Jakarta enggan memberikan keterangan terkait perkembangan upaya pembebasan Pilot Susi Air. Mahfud meminta wartawan menanyakan hal itu kepada Panglima TNI agar jawaban hanya dari satu pintu.

Sebelumnya Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri berharap Kelompok Egianus Kogoya memiliki iktikad baik untuk membebaskan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens yang disandera sejak 7 Februari 2023.

Kapolda Papua menyampaikan saat ini aparat keamanan lebih mengedepankan negosiasi guna membebaskan Pilot Philip yang ditawan Egianus Kogoya. Aparat keamanan siap melakukan negosiasi dengan kelompok Egianus dan memenuhi permintaannya asal mereka membebaskan sandera.

Namun ada dua hal yang tidak mungkin disetujui, yaitu merdeka dan senjata api. Adapun Presiden Joko Widodo sendiri dijadwalkan berkunjung ke Jayapura, Papua, pada 7 Juli 2023 untuk menghadiri Papua Street Festival.

Tidak Boleh Gegabah

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan bahwa upaya pembebasan pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens yang disandera kelompok Egianus Kogoya di Papua tidak boleh dilakukan secara gegabah.

"Jadi, kita (pemerintah) juga akan melihat dinamika lapangannya. Kalau tentara nanti ngawur memunculkan korban kan repot juga, harus dikalkulasi dengan sebaik-baiknya, tidak boleh ada tindakan-tindakan yang gegabah," ujar Moeldoko dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Menurutnya, TNI, Polri dan Kementerian Luar Negeri sudah memahami peran yang harus dilakukan dalam upaya pembebasan pilot asal Selandia Baru itu. "Masing-masing sudah tahu melaksanakan perannya. Kepolisian melaksanakan peran seperti apa, TNI melaksanakan peran seperti apa, Kementerian Luar Negeri melaksanakan peran seperti apa. Ada jalur-jalur yang ditempuh," jelasnya.

Moeldoko mengatakan pemerintah Selandia Baru juga meminta agar upaya pembebasan warga negaranya itu bisa dilakukan dengan baik. Pemerintah RI saat ini terus mengedepankan upaya pendekatan lunak melalui diplomasi dan negosiasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.