Uni Eropa, Indonesia, dan Malaysia Bentuk Satgas Implementasi EUDR
Sabtu, 01 Jul 2023, 00:00 WIBJAKARTA - Komisi Eropa, Indonesia, dan Malaysia sepakat membentuk satuan tugas (Satgas) bersama untuk memperkuat kerja sama implementasi regulasi deforestasi Uni Eropa atau European Union Deforestation Regulation (EUDR).
Seperti dikutip dari Antara, Jumat (30/6), kesepakatan tersebut dicapai setelah Direktur Jenderal Lingkungan Komisi Eropa, Florika Fink-Hooijer mengunjungi Indonesia dan Malaysia pada 26-28 Juni 2023, untuk mendiskusikan isu tersebut dengan pemerintah masing-masing negara.
"Indonesia dan Malaysia sepakat bahwa Satgas bersama dengan Komisi Eropa ini akan fokus pada komoditas yang relevan di kedua negara khususnya kelapa sawit, kayu, karet, kopi, dan kakao," demikian pernyataan pers bersama yang dirilis Komisi Eropa, Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Indonesia, Kementerian Perdagangan dan Komoditas Malaysia, serta Dewan Negara-negara Penghasil Minyak Sawit atau Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC).
Jika diperlukan, masalah dapat ditangani berdasarkan pendekatan khusus negara secara inklusif dan transparan di bawah kerangka satgas bersama yang terdiri dari perwakilan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait dari kedua negara, termasuk asosiasi komoditas terkait, petani kecil, asosiasi pekerja, dan organisasi masyarakat sipil.
Tingkatkan Dialog
Selain bertujuan meningkatkan dialog tentang ketertelusuran dan transparansi rantai pasokan, satgas tersebut akan memeriksa situasi komoditas yang relevan di Indonesia dan Malaysia dalam ruang lingkup EUDR untuk pasar Uni Eropa (EU).
Ketiga mitra akan menunjuk satu titik masuk dan segera membahas dan menyimpulkan TOR satuan tugas gabungan.
Terkait kelapa sawit, Sekretariat CPOPC akan memfasilitasi dan berkoordinasi dengan pejabat masing-masing di Indonesia dan Malaysia, bersama Direktorat Jenderal Lingkungan Hidup Komisi Eropa untuk memastikan kemajuan satgas bersama untuk mencapai hasil yang diinginkan dan solusi saling menguntungkan demi keberhasilan implementasi regulasi oleh semua pihak.
Pertemuan pertama satgas bersama dijadwalkan pada pekan pertama Agustus mendatang.
Sebelumnya, sebuah misi yang dipimpin bersama oleh Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, serta Menteri Perkebunan dan Komoditas Malaysia Sri Haji Fadillah bin Haji Yusof yang difasilitasi oleh CPOPC melakukan pertemuan dengan para pemimpin politik EU di Brussels, akhir Mei 2023.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Kemenag Minta Masyarakat Lapor jika Temukan Promosi Haji tanpa Antre
-
23 WBP yang terjangkit TBC Diawasi Ketat di Lapas Ambon
-
Indonesia Fokus Wujudkan Target Transisi Energi Baru Terbarukan sebesar 23 Persen pada 2025
-
Pulisic Bantu AC Milan Menangi Laga Derby, Roma Rebut Puncak Klasemen Serie A
-
Qatar Komitmen Investasi US$2 Miliar ke Danantara
-
Bursa Kerja 2025 Kota Magelang, Tersedia 4.203 Lowongan Kerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.