- Home
-
- Luar Negeri
-
- Gerak Cepat, Malaysia Blok...
Gerak Cepat, Malaysia Blokir SMS Berisi URL Mulai 2 Juli
Minggu, 25 Jun 2023, 07:00 WIBKuala Lumpur - Gerak cepat. Malaysia akan memblokir semua layanan pesan singkat (SMS) yang berisi tautan URL mulai 2 Juli 2023.
"KKD (Kementerian Komunikasi dan Digital) dan saya menjadikan keamanan siber sebagai fokus utama. Salah satu caranya adalah dengan mencegah terjadinya penipuan online," kata Menteri Komunikasi dan Digital Malaysia Fahmi Fadzil melalui unggah di media sosialnya diakses di Kuala Lumpur, Sabtu.
Sebagai upaya pencegahan terjadinya penipuan secara daring, ia mengatakan mulai 2 Juli, SMS yang berisi URL akan diblokir di Malaysia.
Berkaitan dengan konten media sosial yang dianggap berbahaya bagi masyarakat, di antaranya yang menyinggung tentang ekstremisme rasial, agama, raja, hingga penipuan dan perjudian daring.
Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) juga baru saja memutuskan mengambil tindakan hukum terhadap Meta karena penolakan perusahaan tersebut bekerja sama menghapus konten yang dianggap berbahaya tersebut.
MCMC menyebut platform Facebook akhir-akhir ini diganggu dengan sejumlah besar konten berbahaya yang melibatkan unsur ras, institusi kerajaan, agama (3R), penipuan identitas, perjudian daring, dan iklan penipuan.
MCMC menyatakan telah menghubungi pihak META sebagai perusahaan induk media sosial tersebut untuk meminta menurunkan konten berbahaya yang dimaksud.
Namun, menurut MCMC, Meta telah gagal mengambil tindakan yang memadai untuk menangani masalah konten yang dianggap berbahaya di platform mereka dan tidak bekerja sama sepenuhnya dalam menghapus konten tersebut.
MCMCmenyatakan tingkat kerja sama yang diberikan oleh Meta tidak mencukupi sehingga pihaknya tidak ragu mengambil tindakan legal definitif terhadap perusahaan tersebut sebagai langkah untuk memastikan bahwa pengguna terlindungi dan memiliki lingkungan yang aman di dunia digital.
Tindakan tersebut diperlukan untuk menanamkan akuntabilitas keamanan siber selain memberdayakan perlindungan pengguna terhadap konten berbahaya, termasuk aktivitas penipuan, menurut Komisi tersebut.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Adaptasi pertanian dataran tinggi saat kemarau
-
Pelaku UMKM Perlu Tingkatkan Kualitas Produk untuk Perkuat Daya Saing Pasar Nasional dan Internasional
-
Ebola Kongo Makin Mengerikan, Rantai Penularan Misterius dan Sulit Dilacak
-
Cuaca Jakarta Senin: BMKG Prediksi Hujan Ringan Sore hingga Malam
-
CBI Resmi Jadi Mitra SAPA UMKM, Perkuat Profil Kredit 57 Juta Pelaku Usaha
-
Pemkab Seluma Usulkan Pembangunan Dua Jembatan Permanen Lewat Program Jembatan Garuda
-
Ada Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah, Polda Metro Jaya Minta Masyarakat Tetap Tenang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.