Jejak Misterius Riza Chalid di Malaysia: Dirikan Triple Golden Innovation, Tambang Rare Earth, dan Catatan Gelap Politik!
Senin, 15 Sep 2025, 10:15 WIBJAKARTA -Â Riza Chalid, taipan migas yang kerap dijuluki âGasoline Godfatherâ, kembali menjadi perbincangan panas. Setelah lama menghilang dari sorotan publik di Indonesia, rupanya Riza dikabarkan sudah hampir empat tahun menetap di Malaysia.Â
Kehidupan Riza Chalid di Negeri Jiran bahkan disebut semakin mapan setelah ia menikahi seorang kerabat keluarga Sultan Kedah. Namun, kepindahan itu bukan berarti ia berhenti berbisnis.Â
Justru sebalikny, Riza Chalid memperlebar sayap dengan melirik sektor strategis bernilai miliaran dolar, tambang tanah jarang atau rare earth elements (REE).
Kehadiran Riza Chalid di Kedah, wilayah agraris yang juga diyakini menyimpan potensi besar tambang REE, sempat menimbulkan kegaduhan. Bahkan Menteri Besar Kedah, Muhammad Sanusi Md Nor, pernah secara terbuka menyindir namanya dalam sebuah acara politik.Â
Ia mengaku mendapat laporan bahwa Riza Chalid ingin menyalurkan sumbangan sapi kurban, langkah yang kemudian ditafsirkan sebagai upaya mencari pengaruh menjelang pemilu.
Nama Riza juga sempat mencuat ke ruang publik pada 2 Oktober 2022. Saat itu, akun resmi Kedah Royal Family mengunggah foto pertemuan Sultan Sallehuddin dengan sejumlah tokoh penting.Â
Dalam foto tersebut, Riza berdiri tak jauh dari sang Sultan dan Anwar Ibrahim, yang kala itu masih menjabat Anggota Parlemen Port Dickson. Pertemuan tersebut ramai dikaitkan dengan rencana Riza Chalid mengajukan izin usaha tambang REE.
Tak lama berselang, pada 23 November 2022, tepat di hari pelantikan Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia, Riza Chalid mendirikan perusahaan bernama Triple Golden Innovation, beralamat di Jalan Sultan Azlan Shah, Kuala Lumpur.Â
Dalam perusahaan tersebut, Riza Chalid tercatat sebagai direktur utama, dengan fokus utama pada pengelolaan peluang bisnis tambang tanah jarang di kawasan utara Malaysia.
Meski bermukim di luar negeri, Riza Chalid tetap aktif membangun jejaring strategis. Sejumlah pengusaha dan politisi dari Indonesia disebut kerap menemuinya di hotel-hotel mewah Kuala Lumpur. Bahkan, investor asing dari Inggris dilaporkan ikut menjajaki peluang kerja sama energi bersamanya.
Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia mengonfirmasi catatan perjalanannya, sejak 6 Februari 2025, Riza Chalid belum kembali ke Tanah Air setelah berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Kuala Lumpur.Â
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan pemerintah Indonesia telah meminta kerja sama otoritas Malaysia untuk menindaklanjuti keberadaan Riza. Namun hingga kini, langkah konkret dari pihak Malaysia masih ditunggu.
Dengan bisnis tambang bernilai fantastis dan kedekatannya dengan lingkaran elit politik, keberadaan Riza Chalid di Malaysia semakin menimbulkan tanda tanya besa.Â
Apakah Riza Chalid sekadar ekspatriat sukses, atau ada agenda lebih besar yang sedang dijalankannya?
- Anwar Ibrahim
- malaysia
- riza chalid
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
-
Pemimpin Junta Bersiap Serahkan Jabatan Militer Tertinggi
-
Pelatih Timnas Indonesia Sudah Diputuskan
-
Buronan Kelas Kakap Riza Chalid Terdeteksi, Penerbitan Red Notice Jadi Jalan Keluar?
-
Pengendara Mengantre di SPBU Surabaya di Tengah Lonjakan Harga Minyak AS
-
Red Notice Riza Chalid, Prabowo Siapkan Komisi Reformasi Polri, Kapan Buronan Kontroversial Ini Tertangkap?
-
PM Anwar Ibrahim Desak Trump Bebaskan Maduro dan Istri
-
Malaysia Tetapkan Awal Ramadan pada 19 Februari
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.