Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia dan Korsel Dorong Pembuatan Konten Kearifan Lokal

📅 Selasa, 20 Jun 2023, 14:38 WIB | Oleh:
Indonesia dan Korsel Dorong Pembuatan Konten Kearifan Lokal Doc: antarafoto
Ket. Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Fitra Arda.

JAKARTA - Kementerian Pendididkan, Kebudayaan, Riset, dan dan Teknologi (Kemendikbudristek) berkolaborasi bersama Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea, menginisiasi program Rumah Indonesiana. Ide Rumah Indonesiana adalah sebagai pusat inkubasi kreatifitas pembuat konten berbasis kearifan lokal.

"Dengan adanya peluang kerja sama dengan Korea Selatan, kita saling berbagi baik dalam peningkatan kapasitas teknis dan pihak korea bisa mengenal lebih banyak kebudayaan Indonesia," Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Fitra Arda, dalam keterangannya, kemarin.

Fitra mengatakan, dalam konsep usulan kerja sama Indonesia dengan Korea Selatan, Indonesia mengusulkan 6 lokasi pilot project Rumah Indonesiana yaitu Jakarta, Kab. Sikka, Jambi, Makasar, Bali dan Cirebon. Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah menjadi penting demi terlaksananya program Rumah Indonesiana.

"Pemerintah daerah harus menjadi fasilitator untuk pemajuan kebudayaan, khususnya yang dilakukan oleh generasi muda," jelasnya.

Talenta Digital

Dia mengungkapkan, Rumah Indonesiana bertujuan untuk pengembangan kapasitas terkait pembuatan konten digital. Rumah Indonesiana nantinya akan sejalan dengan Manajemen Talenta Nasional yang dicanangkan oleh Bappenas.

Fitra menyebut, potensi pembuat konten di Indonesia sangat tinggi. Hal tersebut dapat terlihat dari tingginya kreativitas anak-anak muda dalam membuat konten.

"Jika berbicara tentang materi konten, kebudayaan yang kita miliki merupakan aset konten yang tak terbatas," katanya.

Dia berharap, para pembuat konten lokal dapat lebih meningkatkan kualitas konten yang dikemas dari cerita dan kekayaan budaya lokal. Mereka juga harus mampu memperluas jejaring untuk berkolaborasi.

"Yang terpenting adalah meningkatnya kesadaran para pembuat konten digital akan pentingnya pelestarian budaya yang kita miliki," tandasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kab. Sikka, Petrus Poling Wairmahing, menyatakan kesiapannya untuk program Rumah Indonesiana di Kab. Sikka. Pihaknya memiliki banyak anak-anak muda yang kreatif namun masih terkendala akses dan fasilitas penunjang.

"Kami berkomitmen untuk menyukseskan program Rumah Indonesiana, dan kami bangga Kemdikbudristek mempercayai Kab. Sikka sebagai salah satu lokasi awal untuk Rumah Indonesiana," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.