Suhu Panas Ekstrem di India Sebabkan 98 Orang Tewas

Senin, 19 Jun 2023, 02:10 WIB

NEW DELHI - Setidaknya 98 orang meninggal di Negara Bagian Uttar Pradesh dan Bihar, India, dalam tiga hari terakhir akibat panas ekstrem, menurut pihak berwenang. Saat sebagian wilayah India mengalami gelombang panas parah dalam beberapa hari dengan suhu melewati 40 derajat Celsius di banyak tempat, 54 orang meninggal di utara Uttar Pradesh dan 44 di Bihar timur.

Seluruh 54 orang yang meninggal di Uttar Pradesh dilaporkan berasal dari satu distrik Ballia, dimana setidaknya 400 orang dibawa ke rumah sakit distrik untuk mendapatkan perawatan. "Distrik Ballia mencatat suhu maksimum mencapai 43 derajat Celsius pada Sabtu (17/6). Sementara itu 44 orang lainnya meninggal di negara bagian timur, Bihar akibat kondisi cuaca panas," lapor kantor berita Anadolu, Minggu

Ket. Foto: Panas Terik I Seorang remaja mengguyurkan seember air ke badannya untuk mendinginkan diri saat terjadi suhu panas terik di India pada Mei 2022 lalu. Suhu panas yang melanda Negara Bagian Uttar Pradesh dan Bihar, India, pada akhir pekan telah menyebabkan 98 orang tewas. — Sumber: AFP/Tauseef MUSTAFA

Dari 44 yang meninggal, 35 meninggal di Kota Patna, menurut keterangan media India Today, sementara sembilan orang lainnya meninggal dari distrik lain di negara bagian yang sama.

Patna, Ibu Kota Bihar, mencatat suhu maksimum mencapai 44,7 derajat Celsius pada Jumat (16/6). Suhu di 11 distrik lainnya melewati 44 derajat Celsius.

Departemen Meteorologi India meramalkan gelombang panas di banyak negara bagian India dan mengeluarkan tanda bahaya bagi Bihar. Banyak negara bagian yang memperpanjang liburan musim panas akibat panas terik.Ant/Anadolu/And

Redaktur: andes

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.