Gawat Semoga Tidak Terjadi di Indonesia, Malaysia Temukan 17 Kasus Cedera Paru Akibat Vape
Rabu, 14 Jun 2023, 00:53 WIBKuala Lumpur - Gawat semoga tidak terjadi di Indonesia. Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) telah mendeteksi 17 kasus cedera paru akibat penggunaan rokok elektronik atau vape(e-cigarette or vaping associated lung injury/EVALI) hingga Juni 2023.
Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Muhammad Radzi Abu Hassan dalam pernyataan media di Putrajaya pada Selasa mengatakan kementeriannya telah memantau EVALIsejak Juni 2022.
KKM meminta petugas medis untuk melapor jika menemukan pasien yang diduga mengidap penyakit tersebut.
Hasil survei kesehatan dan morbiditas nasional Malaysia pada 2022 mencatat penggunaan vape di kalangan remaja berusia 13-17 tahun meningkat menjadi 14,9 persen pada 2022 dari 9,8 persen pada 2017.
Rokok elektronik atau vapeadalah sebuah alat yang memanaskan cairan untuk menghasilkan aerosol yang dihirup oleh pengguna. Cairan itu biasanya mengandung nikotin, perasa, dan bahan kimia lainnya.
Menurut Radzi, penggunaan vape telah terbukti merugikan penggunanya karena menyebabkan EVALI.
Jika dipanaskan, cairan rokok elektronik tersebut akan menghasilkan bahan kimia yang dapat menimbulkan peradangan pada lapisan paru-paru dan menyebabkan EVALI, katanya.
Berita Terkait:
-
Kakorlantas Ucapkan Belasungkawa bagi Personel Gugur saat Operasi Ketupat 2026
-
Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Ajak Warga Pantau Ketinggian Air
-
Presiden Prabowo Anugerahi Bintang Jasa kepada Kepala BGN Dadan Hindayana
-
Megathrust di Selatan Jawa Picu Gempa 6,2 Pacitan, Puluhan Orang Mengalami Luka
-
Putin Sampaikan Ucapan Idul Fitri
-
Jaga Kekhusyukan Ramadan di Jakarta, 1.900 Personel Gabungan Akan Patroli Rutin Tiap Malam
-
Tanpa Perbaikan Struktural, Pasar Modal hanya jadi Pintu Masuk Jangka Pendek
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.