Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla
Senin, 12 Jun 2023, 16:25 WIBPALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna mewujudkan "Kalteng Bebas Kabut Asap 2023".
"Pemprov telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla agar penanganan di lapangan semakin optimal. Status ini berlaku 167 hari, sejak 29 Mei 2023 hingga 10 November 2023," kata Sekda Kalimantan Tengah Nuryakin di Palangka Raya, Senin.
Kalteng Bebas Kabut Asap 2023 sangatlah penting diwujudkan, mengingat apabila kabut asap sampai terjadi maka akan memberikan banyak dampak negatif terhadap berbagai lini kehidupan masyarakat, baik dari sisi kesehatan, ekonomi, serta lainnya.
Dia menjelaskan, tantangan yang dihadapi dalam penanganan karhutla 2023 ini lebih berat dibanding tiga tahun terakhir, sebab potensi kemarau lebih panjang dan lebih kering, hingga terjadinya El Nino.
Berdasar data karhutla yang terus dipantau Posko Krisis Karhutla Kalimantan Tengah hingga 31 Mei 2023, titik panas mengacu data dari hotspot BRIN sebanyak 970 hotspot tersebar pada 14 kabupaten dan kota, sedangkan kejadian karhutla yang dilaporkan kabupaten/kota sebanyak 161 kejadian.
Adapun pada April 2023 hotspot didapati sebanyak 220 titik, sedangkan Mei meningkat menjadi 375 titik. Kejadian karhutla pada April sebanyak 16 kejadian sedangkan Mei 2023 meningkatkan menjadi sebanyak 51 kali.
"Untuk itu sebagai tindak lanjut dari penetapan Status Siaga Darurat Karhutla kami bersama instansi terkait terus memantapkan berbagai hal yang diperlukan," tuturnya.
Pelaksana Tugas Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng Ahmad Toyib menjelaskan, dalam waktu dekat pemerintah provinsi melaksanakan apel gelar personel dan sarana prasarana sebagai kesiapsiagaan menghadapi karhutla 2023.
Toyib mengatakan, kegiatan ini rencanannya dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto yang sudah menjadwalkan kunjungan kerjanya ke Kalimantan Tengah pada 16 Juni 2023.
"Kunjungan ini sekaligus meninjau kesiapsiagaan Pemprov Kalteng bersama Satgas Pengendali Karhutla dalam mengantisipasi serta mengatasi potensi karhutla pada berbagai skala, baik kecil, sedang maupun besar," katanya.
- Kebakaran Hutan Dan Lahan
- kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)
- Kebakaran Hutan
- Karhutla
- Kalimantan Tengah (Kalteng)
- Kalimantan Tengah
- Pemprov Kalteng
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Dorong Literasi 3S untuk Siapkan Generasi Emas 2045.
-
Truk dan Bus Tak Bisa Sembarangan Antre Mengisi BBM, Macet di Makassar Mulai Terurai
-
BNPB: 209,78 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan dan Sumatra Masih Proses Pemadaman
-
Karhutla Meluas, BMKG Deteksi Lonjakan 2.671 Titik Panas di Sumatera
-
Karhutla Tak Kunjung Padam, MUI Ajak Gelar Shalat Istisqa Agar Hujan Turun
-
Indonesia Berpotensi Digugat ke Mahkamah Internasional Jika Gagal Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan
-
Doa Bersama Digelar untuk Keselamatan Jurnalis di Anak Krakatau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.