Sangat Perlu Regenerasi Para Petani, Saatnya yang Muda Jadi Petani
Senin, 02 Nov 2026, 00:55 WIBBANDUNG â Indonesia sempat khawatir akan kekurangan petani karena sudah pada tua. Namun, tren sekarang sangat menguntungkan Indonesia karena anak-anak muda mulai banyak yang menekuni sektor pertanian. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, mendorong keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian guna mempercepat regenerasi petani yang saat ini masih didominasi kelompok usia lanjut.
Bupati Bandung Dadang Supriatna, di Bandung, Minggu, mengatakan berdasarkan data sektor pertanian, Kabupaten Bandung memiliki sekitar 77.000 petani dengan rata-rata usia di atas 50 tahun, sehingga diperlukan keterlibatan anak muda untuk menjaga keberlanjutan sektor tersebut. âRegenerasi ini sangat penting. KNPI silakan membuat suatu rencana atau program kerja yang ke depan bisa berkolaborasi dengan Dinas Pertanian, karena petani milenial juga sangat dibutuhkan di Kabupaten Bandung,â katanya lagi.
Ia berharap Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung dapat mengambil peran dalam menyiapkan program yang mendorong generasi muda terjun ke sektor pertanian melalui kolaborasi dengan perangkat daerah. Menurut dia, sektor pertanian perlu dikembangkan sebagai peluang ekonomi bagi pemuda, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan pembangunan daerah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, produksi padi Kabupaten Bandung pada 2025 mencapai 353.307 ton gabah kering giling (GKG), dengan produksi beras sebanyak 204.028 ton. Pemkab Bandung memproyeksikan produksi padi pada 2026 mencapai 480.000 hingga 520.000 ton GKG dari luas tanam sekitar 60.000 hektare, dengan produktivitas rata-rata diperkirakan delapan ton GKG per hektare.
Selain tanaman pangan, Kabupaten Bandung juga memiliki potensi perkebunan rakyat, terutama komoditas kopi yang berdasarkan data BPS Kabupaten Bandung memiliki luas areal sekitar 15.100 hektare pada 2025. Dadang juga mengajak pemuda memanfaatkan potensi daerah, termasuk sektor peternakan, pariwisata, kuliner, industri kreatif, dan ekonomi digital sebagai ruang pengembangan usaha.
Selain regenerasi petani, ia menyebut Pemkab Bandung menargetkan penyediaan 10.000 kesempatan kerja dan usaha setiap tahun, sehingga KNPI diharapkan turut membantu mengidentifikasi potensi serta kebutuhan generasi muda.
âPemuda bukan hanya calon pemimpin masa depan saja, melainkan juga sebagai pelaku pembangunan hari ini,â ujarnya. Dadang berharap pengurus KNPI yang baru dilantik dapat menyusun program kerja konkret bersama pemerintah daerah, agar keterlibatan pemuda dalam pembangunan, khususnya sektor pertanian, dapat semakin meningkat.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Mencari Rumah di Bekasi, Segmen Rp500 Juta-Rp1 Miliar Paling Banyak Diminati
-
Kebakaran Hutan Tiada Henti, Polusi Udara Dunia Naik Tajam
-
MALIQ & D’Essentials Rilis Single “Arah Labuh”
-
Digitalisasi Tambak Jadi Jurus KKP Dongkrak Produktivitas Udang
-
Gubernur Banten Apresiasi Nelayan yang Bantu Evakuasi Penumpang KMP Batumandi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.