Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKSDA Sultra lepas liarkan monyet endemik Pulau Buton

📅 Jumat, 09 Jun 2023, 22:11 WIB | Oleh:
BKSDA Sultra lepas liarkan monyet endemik Pulau Buton Doc: ANTARA/HO-BKSDA Sultra
Ket. Proses melepasliarkan monyet endemik Pulau Buton.

Kendari - Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Sulawesi Tenggara (Sultra) melepas liar satu ekor monyet endemik Pulau Buton jenis Macaca Ochreata Brunescens.

Kepala Seksi wilayah I BKSDA Sultra Laode Kaida di melalui keterangan resminya yang diterima di Kendari, Jumat, mengatakan bahwa pihaknya menerima satu ekor monyet endemik Pulau Buton itu dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu (3//6).

"Monyet tersebut didapatkan dari masyarakat Kelurahan Wajo, Kota Baubau, yang kemudian diserahkan ke Dinas Damkar sebelum akhirnya diserahkan kepada kami," kata Laode Kaida.

Ia mengungkapkan bahwa sebelum dilepas liar, satwa tersebut sempat dikarantina terlebih dahulu di Kantor Resort KSDA Baubau.

Laode Kaida menjelaskan bahwa melepasliarkan monyet endemik Pulau Buton itu dirangkaikan dengan memperingati Hari Lingkungan Hidup se-dunia.

Dia menuturkan bahwa pihaknya menempuh jarak 62 kilometer dari Kota Baubau menuju lokasi lepas liar satwa tersebut di Kabupaten Buton.

"Berangkat dari Kota Baubau pukul 09.00 WITA menuju lokasi dengan jarak 62 kilometer untuk melepasliarkan satwa tersebut ke habitat aslinya di Suaka Margasatwa Lambusango, Kabupaten Buton," jelasnya.

Laode Kaida menambahkan bahwa pada pukul 11.20 WITA, monyet endemik Pulau Buton tersebut berhasil dilepasliarkan.

Diketahui,Macaca ochreatamerupakan salah satu primata endemik Sulawesi, yang penyebarannya terdapat di Sulawesi Tenggara.

Saat ini penelitian mengenaiMacaca ochreatamasih sangat sedikit, tercatat hanya ada satu penelitian mengenai habitat dan populasiMacaca ochreatadi Suaka Margasatwa Tanjung Peropa (SMTP) yang dilakukan 35 tahun yang lalu oleh Bismark sehingga diperlukan data terbaru mengenai habitat dan populasiMacaca ochreatadi SMTP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.