Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sudin KPKP Jakarta Utara Uji Kualitas Air Danau Sunter

2 Kamis, 08 Jun 2023, 20:50 WIB | Oleh:
Sudin KPKP Jakarta Utara Uji Kualitas Air Danau Sunter Sudin KPKP Jakarta Utara Uji Kualitas Air Danau Sunter Doc: ANTARA/HO-Sudin KPKP Jakarta Utara
Ket. Petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Utara bersama Unit Pelayanan Teknis Pusat Produksi, Inspeksi, dan Sertifikasi Hasil Perikanan menguji kualitas air dan ikan di Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8/6 ).

JAKARTA - Petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Utara bersama Unit Pelayanan Teknis Pusat Produksi, Inspeksi, dan Sertifikasi Hasil Perikanan menguji kualitas air dan ikan di Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT)Pusat Produksi, Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian??????? (KPKP)Provinsi DKI Jakarta, Risnadi di Jakarta Utara, Kamis, mengatakan, kadar asam (ph) dan lain-lain pada ikan dan air di Danau Sunter terbilang normal berdasarkan hasil uji fisik.

Namun pihaknya akan melaksanakan uji kimia di laboratorium guna memastikan penyebab banyak ikan ditemukan mati mengambang pada Rabu (7/6) malam.

"Sampel air danau sudah diambil dan akan diuji di laboratorium," kata Risnadi.

Metode uji fisik yang digunakan adalah "Water Quality Checker", yaitu dengan cara mencelupkan alat uji di titik lokasi. Adapun parameter uji fisik antara lain suhu, kekeruhan, konduktivitas (uji daya penghantar listrik), pengukuran total padatan terlarut (Total Dissolved Solid/TDS) dan salinitas.

Sedangkan parameter untuk uji kimia antara lain kadar keasaman (pH) dan kadar oksigen terlarut (Dissolved Oxygen/DO).

Lalu pengujian kimiawi terhadap air Danau Sunter di laboratorium adalah untuk melihat kadar amonium (NH4), nitrogen dioksida (NO2), nitrat (NO3), fosfat (PO4), klorin (Cl), Besi (Fe) dan Tembaga (Cu).

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara Unang Rustanto menduga kematian ikan massal di Danau Sunter masih berkaitan dengan peristiwa ekskavator yang terguling di danau tersebut pada Selasa (6/6) sore serta pencemaran lumpur yang dikeruk oleh ekskavator.

Dugaan awal tersebut, kata Unang, didasari oleh keruhnya permukaan air. Sehingga bisa saja terdapat kandungan amonia dalam jumlah tertentu yang mengakibatkan ikan mati.

Namun, Unang menegaskan penyebab pasti kematian ikan massal di Danau Sunter perlu menunggu hasil uji laboratorium.

Saat ini kondisi Danau Sunter sudah normal kembali dan sudah tidak terdapat ikan yang mati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Workshop Capital Market Journalist

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Workshop Capital Market Jou...
Megapolitan
Warga Depok Dapat Memanfaat...
Megapolitan
Kaum Muda Harus Unggul dala...
Advertisement
Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.