Pendidikan Maritim Harus Berkolaborasi untuk Tingkatkan Kualitas
Kamis, 08 Jun 2023, 16:58 WIBJAKARTA - Sektor pelayaran yang berkembang pesat sejalan dengan fokus pemerintah untuk mengembangkan sarana dan prasarana transportasi guna menciptakan pemerataan ekonomi harus dipandang sebagai peluang bagi SDM pelayaran untuk bisa berkontribusi secara optimal.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Djoko Sasono, saat melepas pelaut lulusan Diklat Peningkatan Pelaut Tingkat I, IV, dan V Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang.
"Pembangunan pelabuhan di daerah membentuk industri kecil sekitar pelabuhan dan dengan kemudahan layanan penyaluran kebutuhan logistik ke daerah dapat berjalan dengan lancar. Aktivitas perdagangan inilah yang mendorong bergeraknya roda perekonomian di daerah-daerah di wilayah Negara Indonesia," kata Djoko dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/6).
Ia mengungkapkan dibutuhkan pelaut profesional dan andal untuk menjadi generasi maritim yang unggul dan berprestasi sehingga tercipta pelayanan jasa yang semakin berkualitas baik dari aspek keselamatan, keamanan, ketepatan waktu dan kenyamanan dalam pelayanan.
"Pendidikan merupakan faktor kunci dalam membangun generasi muda yang andal. Semua pihak harus berkontribusi dalam mendukung pendidikan yang berkualitas, baik pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus bekerja sama, berkolaborasi serta bersinergi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang maritim," tambah Djoko.
Pada pembangunan aspek lingkungan maritim, Kepala BPSDMP menjelaskan Presiden Joko Widodo telah menetapkan untuk mengurangi sampah plastik di laut dari tahun 2017 hingga tahun 2025 sebesar 70 persen. Agar dapat mewujudkan hal ini perlu ditanamkan kesadaran akan tanggung jawab melindungi dan memelihara lingkungan termasuk lingkungan laut.
Para pengusaha pelayaran, kata Djoko wajib memenuhi standar sebagaimana diatur dalam the International Convention for the Prevention of Pollution from Ships (MARPOL) begitu juga dengan para pelautnya. Hal ini tentunya dimulai sejak di bangku pendidikan. Untuk itu, kolaborasi antar berbagai pihak untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah sebuah keharusan.
"Seirama dengan komitmen Pemerintah Indonesia, pada perayaan Day of Seafarer tahun 2023, International Maritime Organization mengampanyekan kontribusi pelaut dalam melindungi lingkungan maritim, untuk itu kami (BPSDMP) selalu mendorong para lulusan BPSDMP termasuk dari PIP Semarang untuk terus meningkatkan kompetensi dan selalu berkomitmen dalam mewujudkan keselamatan operasi kapal dan perlindungan maritim," imbuhnya.
Upacara pelepasan pelaut lulusan Diklat Peningkatan (DP) Tingkat I, IV, dan V PIP Semarang kali ini diikuti 94 lulusan, dengan rincian Program DP Tk. I Ahli Nautika sebanyak 31 orang, DP Tk. I Ahli Teknika sebanyak 29 orang, Program DP Tk. IV Ahli Nautika sebanyak 10 orang, Program DP Tk. IV Ahli Teknika sebanyak 13 orang, Program DP Tk. V Ahli Nautika sebanyak 3 orang, dan Program DP Tk. V Ahli Teknika sebanyak 8 orang.
"Para peserta diklat ini dinyatakan telah menyelesaikan pendidikan serta pelatihan akan memperoleh Certificate of Competency (COC)/sertifikat keahlian pelaut sesuai dengan tingkatannya." tutup Direktur PIP Semarang, Tri Cahyadi.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Garuda Muda Rebut Podium Ketiga Piala AFF U-19
-
Layar Besar, Fitur AI Cerdas, dan Harga Kompetitif Jadi Tren TV Masa Kini
-
Destinasi Wisata Didorong Berbenah, Kemenpar Pacu Lompatan Kualitas dan Daya Saing
-
Jaga Pasokan, Pemerintah Harus Stabilkan Harga Cabai
-
Jakarta Robotic Games Jadi Agenda Tahunan, Gubernur Pramono: Cetak Talenta AI
-
Wamenekraf: Industri Esports Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Ekraf Nasional
-
Prabowo Setujui Penambahan Program Bedah Rumah pada 2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.