Khofifah Minta Obkesindo Bantu Para Capres Mereformasi Sistem Kesehatan Nasional

Rabu, 07 Jun 2023, 16:33 WIB

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, baru-baru ini meminta kepada pengurus Observasi Kesehatan Indonesia (Obkesindo) atau Indonesian Health Observer (IHO) untuk mengusulkan
pikiran strategis dalam upaya mendorong reformasi sistem kesehatan nasional.

"Tanpa harus dimaknai sebagai langkah politis, kalau sekarang misalnya Obkesindo berkenan silaturahmi ke Capres-Capres, toh mereka juga sudah dideklarasikan. Kalau menunggu pendaftaran ke KPU nanti sudah sangat sibuk," ujar Khofifah usai pelantikan pengurus Obkesindo Jatim masa bakti 2023-2028, di Surabaya, Selasa (6/6).

Ket. Foto: Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, memberi selamat kepada pengurus Observasi Kesehatan Indonesia (Obkesindo) Jatim masa bakti 2023-2028 yang baru dilantik, di Surabaya, Selasa (6/6). — Sumber: Koran Jakarta / Selocahyo

Menurutnya, jika para konstentan tersebut sudah semakin disibukkan oleh kegiatan kampanye, mereka akan sulit mencerna poin-poin penting dalam rumusan program strategis yang ditawarkan oleh Obkesindo.


"Harapannya capres akan memasukan dalam materi kampanye dan menjadi program saat menjalankan tugas. Untuk apa kalau tidak ditangkap para Capres ke depan? Ini pikiran ini sebetulnya kan lintas-lintas. Jadi ada lintas kementerian, government dan government, kemudian ada society ada profesional dan seterusnya," ucapnya.

"Menurut saya, ini menjadi sangat penting apalagi sepertinya akan ada rencana semacam GBHN, sehingga ini akan menjadi materi penting bagaimana sesungguhnya reformasi di bidang kesehatan itu sudah masuk RKP sebetulnya," tambah Khofifah.

Dia menjelaskan, jika Revisi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nasional dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Regional Provinsi memiliki salah satu fokus dalam mendorong reformasi sistem kesehatan nasional.

"Menurut saya, akan menjadi sangat penting, jadi calon-calon presiden ini harus ada perspektif yang sama supaya tidak dimaknai sebagai langkah politis. Tapi kalau mau efektif, itu menurut saya salah satu caranya," ungkapnya.

Khofifah berharap, Obkesindo juga dapat menyuarakan kembali bisnis etik dalam industri kesehatan.

"Tidak banyak yang membahas ini di semua profesi. Termasuk kedokteran termasuk di dalamnya adalah bagaimana makanan bergizi didefinisikan. Bisnis etik ini menjadikan kemudian ada pembatasan akses terhadap makanan minuman tertentu yang sehat ini boleh masuk ke negara mana dan tidak boleh masuk ke negara mana," katanya.

Khofifah mengungkapkan, perlakuan dunia tidaklah sama atas hak untuk mendapatkan akses makanan minuman sehat.

Dia mencontohkan, adanya pembatasan akses susu formula jenis tertentu ke Indonesia. Susu tersebut mengandung nutrisi tinggi, tapi hanya boleh didistribusikan ke negara tertentu.

"Dengan alasan, orang Indonesia dinilai tidak mampu membeli produk tersebut. Padahal itu Omega 3 nya bagus untuk anak-anak dan seterusnya, sementara banyak produk miskin nutrisi justru lolos masuk Indonesia," tuturnya.

Maka dari itu, para pemikir Obkesindo diharapkan dapat memperjuangkan dan mempromosikan usulan strategis tersebut. Terutama pada momen tahun politik.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.