Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, BPBD Kalsel Tanggap Usai Warga Diduga Bakar Lahan Area Bandara Syamsudin Noor

📅 Minggu, 04 Jun 2023, 00:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, BPBD Kalsel Tanggap Usai Warga Diduga Bakar Lahan Area Bandara Syamsudin Noor Doc: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Ket. Personel tim satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sedang berusaha memadamkan api yang melanda lahan di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (3/6/2023).

Banjarbaru - Gerak cepat. Tim satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tanggap cepat usai menerima informasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang diduga kebakaran dipicu aktivitas warga membakar lahan di area Bandara Syamsudin Noor.

"Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan, namun ada dugaan kebakaran dipicu berasal dari aktivitas pembakaran lahan yang dilakukan oleh salah seorang warga," kata seorang tim satgas BPBD Kalsel Rizali saat berusaha memadamkan kebakaran lahan di Banjarbaru, Sabtu.

Ia menyebutkan informasi kebakaran diterima dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kalsel pada pukul 13.00 Wita.

Sementara itu, Karhutla berhasil dipadamkan oleh tim satgas BPBD Kalsel sekitar pukul 16.40 Wita.

Rizali mengungkapkan saat melakukan pemadaman dilokasi, tim nya menemukan titik api yang menurutnya kebakaran tersebut diduga dilakukan oleh oknum warga yang tidak bertanggung jawab.

"Ada terlihat seperti tumpukan pembakaran di satu titik lahan, tapi saya tidak tahu pasti karena tidak melihat oknum tersebut," ucapnya.

Dia mengatakan titik api cukup cepat menyebar sehingga timnya memerlukan tenaga ekstra memadamkan api.

Sebelumnya, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kalsel Bambang Dedi Mulyadi mengatakan status siaga telah ditetapkan khususnya di wilayah ring 1 (daerah rawan kebakaran) yakni sekitar Bandara Syamsudin Noor.

"Setelah status siaga, kita bentuk lima posko dan disebar mengelilingi wilayah utama yaitu Bandara Syamsudin Noor," kata Plh Kalaksa BPBD Kalsel Bambang Dedi Mulyadi saat dikonfirmasi di Banjarbaru, Jumat kemarin.

Bambang menyebutkan timnya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan khsusnya di ring 1 sebagai daerah rawan Karhutla yakni area sekitar Bandara.

Dia mengatakan walaupun masyarakat masih banyak sengaja melakukan pembakaran lahan, timnya terus berupaya melakukan upaya sebagai bentuk pencegahan dini Karhutla.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...
Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.