Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Kelola WK di Mahakam dan Natuna

📅 Jumat, 02 Jun 2023, 11:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pertamina Kelola WK di Mahakam dan Natuna Doc: ISTIMEWA
Ket. Dwi Soetjipto, Kepala SKK Migas

JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengelola dua blok migas yaitu Peri Mahakam dan East Natuna. Kepastian pengelolaan itu setelah dua perusahaan afiliasinya yaitu PT Pertamina Hulu Borneo dan PT Pertamina East Natuna menandatangani Kontrak Kerja Sama (KKS) Wilayah Kerja (WK) Peri Mahakam dengan mitranya Eni Peri Mahakam Ltd di Jakarta, baru-baru ini.

Kedua KKS tersebut akan berlaku selama 30 tahun dengan menggunakan skema Cost Recovery. Dirjen Migas Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji yang hadir dalam kesempatan itu meminta kontraktor KKS berkomitmen dan berperan aktif mendukung kebutuhan energi nasional di masa mendatang guna mendukung pengembangan migas nasional.

"Pemerintah terus berupaya mendukung pengembangan kegiatan hulu migas dengan improvement sistem pengelolaan migas sehingga dapat meningkatkan keyakinan investor berinvestasi," kata Tutuka.

Sementara itu, Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto menyatakan komitmennya mendukung percepatan strategi agar proyek berjalan tepat waktu. "Saya siap untuk mendukung upaya mengelola blok yang hari ini kita tandatangani," tegas Dwi.

Pemerintah telah menetapkan PT Pertamina Hulu Borneo dengan kepemilikan 51 persen saham dan Eni Peri Mahakam Ltd. sebesar 49 persen sebagai pengelola WK Peri Mahakam. WK berlokasi di lepas pantai dan daratan Timur Kalimantan yang meliputi area seluas 7.414,43 km2 dengan total investasi komitmen pasti tiga tahun pertama masa eksplorasi sebesar 7,2 juta dollar AS yang meliputi kegiatan studi G&G, akuisisi dan processing 150 km2 data seismik 3D serta pengeboran satu sumur eksplorasi.

Sedangkan WK East Natuna akan dikelola 100 persen oleh PT Pertamina East Natuna. WK East Natuna terletak di offshore Laut Natuna dengan luas 10.484 km2. WK itu berada di wilayah perbatasan negara Indonesia, Malaysia dan Vietnam. Pengelolaan WK East Natuna difokuskan pada eksplorasi minyak untuk mempercepat pengembangan lapangan di area batas negara dan pengembangan kawasan perbatasan.

Total investasi komitmen pasti tiga tahun pertama masa eksplorasi sebesar 12,5 juta dollar AS yang meliputi kegiatan studi G&G, akuisisi dan processing 430 km2 data seismik 3D serta pengeboran satu sumur eksplorasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.