Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil Buah Durian Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Lebak Banten

📅 Selasa, 30 Mei 2023, 20:28 WIB | Oleh:
Hasil Buah Durian Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Lebak Banten Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Buruh panggul durian di pedalaman pemukiman Badui di Kabupaten Lebak bisa menghasilkan pendapatan ekonomi Rp200 ribu/hari dengan mengangkut 50 buah dari perincian upah Rp4.000/buah.

LEBAK - Pendapatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mengalami peningkatan pada bulan Mei 2023 menyusul hasil panen buah durian yang melimpah."Bulan Mei ini, petani Banten buah durian dengan harga cukup baik. Untuk setiap pohon bisa laku diborong pembeli sekitar Rp3 juta. Sehingga dari 15 pohon mampu menghasilkan Rp45 juta" kata H Katma (56) seorang petani Desa Sindangwangi Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Selasa.

Dia mengungkapkan tahun lalu banyak petani yang gagal panen karena curah hujan tinggi menyebabkan buah rontok sebelum matang, tetapi tahun ini kondisi berbeda.

"Tahun ini, produksi melimpah, sehingga kami petani memperoleh hasil cukup penuhi kebutuhan hidup keluarga, dan panen diperkirakan berlangsung hingga bulan Juli 2023," kata petani tersebut.

Said (65) seorang warga Kecamatan Kalanganyar Kabupaten Lebak mengatakan dirinya kini menampung durian dari sejumlah kecamatan di daerah ini untuk dipasok ke luar daerah, yakni Tangerang, DKI Jakarta, Bogor dan Indramayu.

"Kami menampung panen durian sekitar 30 ribu buah/hari dengan harga rata-rata Rp15 ribu/buah dengan modal Rp45 juta dan bisa meraup keuntungan bersih Rp25 juta,"kata Said.

Menurut Said, dirinya sudah puluhan tahun jika musim panen durian sangat terbantu ekonomi keluarga hingga lima pekerja.

Selama ini, durian dari Kabupaten Lebak sudah dikenal memiliki kualitas dengan rasa legit, manis, beraroma sedap, dan buahnya tebal.

"Kami hari ini memasok durian ke Indramayu sebanyak 20 ribu buah sesuai pesanan pelanggan tetap sebagai pedagang eceran,"kata Said.

Samad (45), seorang buruh panggul di kawasan pemukiman Badui di Kecamatan Leuwidimar, Kabupaten Lebak mengaku dirinya bisa menghasilkan pendapatan ekonomi dari hasil mengangkut durian dari hutan ke Terminal Ciboleger sepanjang enam kilometer sebanyak Rp200 ribu setiap hari dari jumlah 50 buah dengan hitungan upah Rp4.000/buah.

"Kami menghasilkan pendapatan sebesar itu cukup membantu ekonomi keluarga,"katanya menjelaskan.

Bayi (60) seorang pedagang musiman yang mangkal di Jalan Multatuli Rangkasbitung mengatakan dirinya sangat terbantu ekonomi keluarga dengan berjualan durian, karena bisa menghasilkan pendapatan ekonomi Rp4-5 juta/hari.

Harga jual buah durian di Kabupaten Lebak berkisar Rp35 ribu hingga Rp70 ribu per buah, tergantung ukuran besar kecilnya buah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat mengatakan selama ini panen durian menjadi andalan ekonomi masyarakat di daerah ini sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Nilai transaksi dari panen durian dari Mei sampai Juli 2023 diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Sentra penghasil durian di Kabupaten Lebak yakni Kecamatan Leuwidamar, Muncang, Lebak Gedong, Cirinten, Bojongmanik, Gunungkencana, Sobang, Cikulur, Cipanas dan Cigemblong.

"Kami mendorong petani agar terus mengembangkan durian untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat," ujar Rahmat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Warga Jakarta dan Sekitarny...

Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Nunjem

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Harga Tandan Buah Segar Kel...

Dunia Pendidikan Dibuat Susah Kabut Asap

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dunia Pendidikan Dibuat Sus...

Era Digital Makin Meninggalkan Etika Jurnalistik?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Era Digital Makin Meninggal...

Bansos agar Tepat Sasaran Perlu Penguatan Agen Perlinsos

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bansos agar Tepat Sasaran P...

Belum Pernah Mendapat 3 Poin, PSIM Sore Ini Berharap Menang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Belum Pernah Mendapat 3 Poi...
Olahraga
Persija Jakarta Menang Teru...

Kota Global Sangat Memerlukan Riset dan Inovasi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kota Global Sangat Memerluk...
Megapolitan
Layanan Perpajakan Harus Di...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.