Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Cek Rating Jadi Cara Hindari Pengemudi Taksi Daring Tak Profesional

29 Jumat, 26 Mei 2023, 23:23 WIB | Oleh:
Cek Rating Jadi Cara Hindari Pengemudi Taksi Daring Tak Profesional Cek Rating Jadi Cara Hindari Pengemudi Taksi Daring Tak Profesional Doc: Istimewa

Mengecek nilai atau rating menjadi salah satu cara untuk terhindar dari pengemudi taksi daring yang tidak profesional, demikian disampaikan pengamat transportasi dari Universitas Indonesia Ellen Sophie Wulan Tangkudung.

"Paling tidak dari masyarakat itu yang dilihat adalah ratingnya. Masyarakat bisa melihat dari penilaian orang sebelumnya. Itu bisa membantu dalam memilih taksi daring," ujar Ellen saat dihubungi ANTARA, Jumat.

Belakangan ini terdapat sejumlah keluhan dari masyarakat terhadap pengemudi taksi daring yang dinilai tidak profesional, mulai dari kerap mengeluh, meminta bayaran lebih, mematikan AC, hingga merokok.

Menurut Ellen, tidak bisa dipungkiri bahwa masih ada oknum-oknum pengemudi taksi daring yang tidak profesional dalam menjalankan pekerjaannya.

Namun demikian, hal itu tidak bisa digeneralisir. Masih banyak pengemudi lainnya yang bekerja dengan baik dan tetap mengutamakan pelayanan terhadap pelanggan.

Untuk itu, kata dia, penting untuk selalu melihat rating pengemudi sebelum memutuskan menggunakan layanan taksi daring. Apabila mendapat pengemudi dengan rating yang rendah, sebaiknya batalkan pemesanan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Di samping itu, adanya rating atau penilaian juga bisa menjadi bahan evaluasi bagi para pengemudi untuk semakin meningkatkan layanan mereka.

Jika ditemukan adanya pengemudi yang mendapatkan rating rendah secara terus menerus, Ellen mendorong agar penyedia layanan aplikasi memberikan tindakan tegas terhadap pengemudi tersebut.

"Ketika menemukan pengemudi yang mendapat rating tidak bagus, misalkan dari satu sampai lima dia hanya mendapat dua terus ratingnya, nah itu menurut saya sudah bisa di-blacklist atau bahkan dikeluarkan," kata Ellen.

Lebih lanjut dia berharap agar penyedia layanan aplikasi juga bisa lebih ketat dalam merekrut mitra pengemudi. Misalnya dengan memberikan catatan apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebagai mitra pengemudi.

"Karena bagaimanapun kan tetap membawa nama perusahaan. Jadi kalau aplikasi itu tidak menaikkan juga upaya agar layanannya itu lebih baik, lama-lama akan hilang juga ditinggalkan masyarakat," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Ini Rahasia Penampilan Apik...
Megapolitan
Lahan Terbatas, Pemprov DKI...
Ekonomi
Dibayangi Gejolak Global - ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.