- Home
-
- Luar Negeri
-
- Rusia akan Memindahkan Kap...
Rusia akan Memindahkan Kapal Selam Nuklir Terbarunya yang Paling Senyap ke Pasifik
Kamis, 25 Mei 2023, 00:01 WIBMOSKOW - Kantor berita TASS milik pemerintah baru-baru ini melaporkan, Rusia berencana untuk memindahkan kapal selam nuklir terbarunya, Generalissimo Suvorov, ke pangkalan permanen di Semenanjung Kamchatka pada Agustus, saat Moskow meningkatkan kehadiran militernya di Pasifik.
Dilansir oleh Al Jazeera, Generalissimo Suvorov, yang mulai beroperasi pada akhir tahun 2022, membawa hingga 16 rudal balistik antarbenua Bulava, yang masing-masing dapat membawa lebih dari satu hulu ledak nuklir.
"Kapal selam Generalissimo Suvorov akan melakukan transisi antar-angkatan laut dari Armada Utara (di Kutub Utara) ke Armada Pasifik pada Agustus," kata TASS, mengutip sumber yang dekat dengan departemen militer.
"Transisi akan dilakukan di sepanjang Jalur Laut Utara, termasuk di posisi terendam," tambahnya.
Rusia telah meningkatkan pertahanan di wilayah timur jauh yang luas yang berbatasan dengan Asia-Pasifik, meningkatkan kekhawatiran keamanan di Jepang dan di seluruh wilayah pada saat meningkatnya kekhawatiran atas kekuatan militer Tiongkok yang meningkat. Amerika Serikat (AS) juga telah meningkatkan kehadirannya di wilayah tersebut, minggu ini menandatangani pakta keamanan dengan Papua Nugini .
Generalissimo Suvorov termasuk di antara beberapa kapal baru yang ditugaskan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin pada akhir tahun lalu ketika ia berjanji untuk lebih memperkuat angkatan laut negara itu, dengan kantor berita Rusia melaporkan hal itu dimaksudkan untuk memperkuat armada bertenaga nuklir di pangkalan kapal selam Rybachiy, di Semenanjung Kamchatka.
"Kami akan meningkatkan kecepatan dan volume pembangunan berbagai kapal, melengkapinya dengan senjata paling modern," kata Putin saat itu.
"Secara keseluruhan, segalanya untuk memastikan keamanan Rusia secara andal, melindungi kepentingan nasional kita di lautan dunia," tambahnya.
Kapal selam itu adalah kapal keenam dari kapal selam kelas Borei Rusia yang lebih kecil dan lebih tersembunyi. Mereka akan menggantikan kapal selam rudal balistik generasi sebelumnya.
- russia
- Rusia
- Xi Jinping
- China
- Vladimir Putin
- Kapal selam
- Volodymyr Zelensky
- Rudal Balistik
- senjata nuklir
- Rudal Balistik Berbasis Kapal Selam
- Serangan rudal jelajah
- Serangan Nuklir
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China: Eksportir Diminta Jaga Keamanan Pangan
-
Ratusan Rumah di Empat Desa di Kudus Rusak Diterjang Angin Kencang
-
Mengenal Sistem Peluru Kendali S-500 Prometey aka Samoderzhets
-
Warga Kasemen Serang Sahur di Tengah Kepungan Banjir
-
RI Bidik Minyak Rusia—Pertamina Siap Eksekusi Arahan Pemerintah
-
Menkeu Buka-bukaan Soal Kemampuan APBN, Harga Minyak hingga Darurat Energi
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.