Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos: Pejabat Korupsi Bansos Beras Sudah Dimutasi

📅 Kamis, 25 Mei 2023, 01:30 WIB | Oleh:
Mensos: Pejabat Korupsi Bansos Beras Sudah Dimutasi Doc: ANTARA/Fakhri Hermansyah
Ket. Korupsi beras bansos -- Menteri Sosial Tri Rismaharini (kiri) saat konferensi tentang penggeledehan gedung Kemensos oleh KPK di Jakarta, Rabu (24/5). KPK melakukan penggeledahan terkait dugaan kasus korupsi peyaluran beras bansos.

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, memastikan pejabat Kementerian Sosial (Kemensos) yang terlibat kasus korupsi bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) periode 2020 hingga 2021 sudah dimutasi.

"Yang jelas itu sudah enggak ada semua staf itu di sini. Itu saja. Kemudian ada informasi ini yang terlibat langsung saya pindah," ujar Risma dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/5).

Dia menyebut, para pejabat tersebut tidak lagi ditugaskan di kantor pusat Kemensos. Pejabat yang terlibat juga dibebastugaskan untuk membantu pengungkapan kasus tersebut.

Risma menambahkan, kebijakan tersebut berpotensi digugat kemudian hari. Hal tersebut bisa terjadi jika pejabat yang dibebastugaskan tidak terbukti terlibat kasus korupsi bansos tersebut. "Tadi yang saya katakan, saya memang ada yang saya nonjob-kan, tapi itu harus diperiksa dulu. Saya kalau lakukan itu karena saya bisa digugat. Jadi mereka berhak gugat saya kalau itu nggak betul," jelasnya.

Dia mengatakan, mutasi ini dilakukan agar para pejabat tersebut tidak memegang posisi yang strategis. Di sisi lain, pihak Inspektorat Kemensos tidak kesulitan dalam proses pengawasan. "Kita butuh inspektur untuk mengawal program saya karena saya tidak ingin saat saya jadi menteri kemudian ada masalah. Jadi saya minta konsentrasi inspektur itu mengawal saya," katanya.

Sebelumnya, penyidik KPK menggeledah kantor Kementerian Sosial pada Selasa (23/5). Penggeledahan itu dilakukan terkait kasus korupsi bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) periode 2020 sampai 2021.

Ada Kejanggalan

Risma mengakui sempat merasakan kejanggalan dalam kasus korupsi bansos beras. Keanehan tersebut, berkaitan dengan proses administrasi dalam penggunaan anggaran program Bansos di Kemensos saat itu.

Risma mengungkapkan anggaran yang digunakan terkait Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial. Namun terdapat pejabat Direktorat Perlindungan Jaminan Sosial yang terlibat. "Kenapa ada staf di sini, itu mengerjakan itu, bingung saya. Karena ini enggak boleh begini di administrasi pemerintah, kalau disini ya di sini semua harus kerjakan," tambah Risma.

Sebagai seorang mantan PNS, Risma mengakui merasakan keanehan secara administratif yang terjadi dalam kasus tersebut. Menurutnya, keanehan itu ditangkapnya bukan berdasarkan informasi dari KPK, namun hanya analisa pribadinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Pemkab Simeulue Memiliki 1.900 Hektare Lahan Pohon Sagu

58 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemkab Simeulue Memiliki 1....
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.