Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani Tembakau Dapat BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkab Lombok Timur

📅 Selasa, 23 Mei 2023, 09:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani Tembakau Dapat BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkab Lombok Timur Doc: ANTARA/Awaludin
Ket. Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali Nusa Tenggara Papua Kuncoro Budi Winarno menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK kepada salah seorang warga di Desa Sikur Barat, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Senin (22/5/2023).

LOMBOK TIMUR - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat melindungi 12.698 petani tembakau dari risiko kecelakaan kerja dengan mendaftarkan mereka sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

Penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK kepada petani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur Muhammad Juaini Taofik, Direktur Dana Transfer Umum Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Gustaf Kasfin Kasmiri, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali Nusa Tenggara Papua Kuncoro Budi Winarno, dan Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan NTB Bobby Foriawan di Desa Sikur Barat, Lombok Timur, Senin (22/5).

"Petani tembakau yang didaftarkan di BPJAMSOSTEK ini adalah skala prioritas, nanti kalau buruh tani berubah menjadi petani maka kita daftarkan dan itu kita antisipasi," kata SekdaJuaini Taofik.

Ia menyebutkan anggaran untuk membayar iuran kepesertaan BPJAMSOSTEK12.698 petani tembakau mencapai Rp1,92 miliar dengan masa perlindungan selama sembilan bulan, mulai April-Desember 2023.

Anggaran tersebut bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang ditransfer oleh Kementerian Keuangan.

Ia mengatakan penggunaan DBHCHT untuk program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi petani tembakau sudah sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) Kementerian Keuangan.

"Di dalam DBHCHT ini ada juklak juknisnya, sekian persen untuk kesejahteraan petani, sekian persen untuk meningkatkan hasil produksi, sekian persen untuk penegakan hukum," ujar dia.

DirekturDana Transfer Umum Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Gustaf Kasfin Kasmiri mengatakan Kabupaten Lombok Timur daerah nomor dua di Indonesia, setelah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang mengalokasikan DBHCHT untuk kesejahteraan masyarakat.

Dia menjelaskan pemberian jaminan sosial ketenagakerjaan bagi petani tembakau yang dilakukan Pemkab Lombok Timur bentuk pemanfaatan ruang fleksibilitas yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

"Jadi memang boleh memilih kebutuhannya, tapi Pemkab Lombok Timur lebih memilih memberikan manfaat bagi petani maupun buruh tani tembakau dari DBHCHT yang diarahkan melalui BPJSKetenagakerjaan," ucapnya.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali Nusa Tenggara Papua Kuncoro Budi Winarno mengatakan pendaftaran 12.698 petani tembakau sebagai peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebijaksanaan Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy yang harus diapresiasi.

Secara keseluruhan, kata dia, jumlah petani tembakau di Kabupaten Lombok Timur yang sudah terlindungi dari risiko kecelakaan kerja mencapai 16 ribu orang. Mereka mendapatkan perlindungan program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM).

"Ke depan masih ada yang dapat dilakukan, yaitu perlindungan sekitar 7.000 buruh tani. Lebih lanjut, pada tahun depan, kami berharap Bapak Sekda dapat menjangkau teman-teman buruh yang belum mendapat akses perlindungan ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.