Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Duka, Pendaki Malaysia Meninggal dan Seorang Hilang di Everest

📅 Senin, 22 Mei 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Duka, Pendaki Malaysia Meninggal dan Seorang Hilang di Everest Doc: Antara/Google Maps
Ket. Pemandangan Everest Base Camp, Nepal.

Kuala Lumpur - Berita duka. Kementerian Luar Negeri Malaysia mengonfirmasi seorang pendaki meninggal dunia dan seorang lainnya hilang saat mengikuti Misi Everest Malaysia 2023 di Nepal.

Dalam pernyataan media yang dikeluarkan Putra Jaya, Minggu, Malaysia memastikan Letnan Kolonel Ag Askandar Ampuan Yaacub (56) yang merupakan Kepala Pasukan Pertahanan Sipil Negara Kedah meninggal dunia pada Jumat (19/5) saat dalam Misi Everest Malaysia 2023.

Media lokal melaporkan Ag Askandar meninggal dunia di kamp empat yang berada di ketinggian 8.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada pukul 10.30 pagi waktu Nepal (jam 11.45 WIB).

Ekspedisi ini diikuti pula tiga pendaki dan tim pendukung. Kedutaan Besar Malaysia di Kathmandu memberikan bantuan untuk menurunkan jenazah dari Gunung Everest ke rumah sakit di Kathmandu untuk keperluan post-mortem dan pengurusan jenazah.

Kementerian Luar Negeri Malaysiamenyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan mendoakan korban.

Mereka juga memastikan seorang pendaki lain bernama Muhammad Hawari Hashim (33) hilang dalam perjalanan turun setelah diyakini berhasil mencapai puncak Gunung Everest.

Media lokal melaporkan Hawari yang merupakan pendaki penyandang disabilitasmenghilang saat sedang dalam perjalanan menuju kamp tiga setelah berhasil menundukkan puncak Everest pada Kamis lalu.

Kedutaan Besar Malaysia di Kathmandu saat ini aktif berkomunikasi dengan otoritas lokal melakukan upaya pencarian Hawari di sekitar area kejadian.

Tim Misi Everest Malaysia 2023 yang diketuai Azim Afif Ishak (35) memulai ekspedisi 2 April lalu melalui Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), diikuti oleh tiga rekan pendaki lainnya yakni Muhammad Hawari (33), Awang Askandar Ampuan Yaacub (55), serta Tiong Ling Yang (30).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.