• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Berapa Lama Isolasi Pasien...

Berapa Lama Isolasi Pasien Covid-19 Meski Status Darurat Dicabut? Ini Penjelasannya

Senin, 22 Mei 2023, 10:10 WIB

Covid-19 sudah tidak lagi berstatus darurat kesehatan masyarakat. Namun, masih perlu beberapa tindakan pencegahan yang harus dilakukan agar terhindar dari Covid-19.

Para ahli mengatakan, orang-orang harus tetap mengisolasi diri saat dinyatakan positif Covid-19. Ia mengingatkan agar tidak mengabaikan protokol kesehatan yang telah diikuti oleh banyak orang selama pandemi.

Ket. Foto: Ilustrasi — Sumber: Health/GETTY IMAGES / JUSTIN PAGET

Juru Bicara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) Kate Grusich mengatakan, Covid-19 tetap menjadi ancaman kesehatan masyarakat yang berkelanjutan dan harus diatasi bersama penyakit menular lainnya.

Grusich menambahkan, pasien Covid-19 tetap harus melakukan isolasi diri terlepas dari gejala dan status vaksinasinya. Ia mengatakan, pasien Covid-19 tetap harus mengisolasi diri setidaknya selama 5 hari.

"Kemungkinan besar Anda paling mudah tertular selama 5 hari pertama. Dengan mengisolasi diri selama masa ini, Anda dapat membantu mencegah penyebaran virus berlanjut ke orang lain," kata Grusich, dikutip dari Health, Senin (22/5).

Sementara tu, pakar penyakit menular dari Johns Hopkins University School of Medicine, Stuart Ray mengingatkan, pasien Covid-19 bisa mengakhiri isolasi setelah hari kelima apabila gejala membaik atau hilang, dengan catatan tak mengalami demam selama 24 jam.

Lalu, bagi seseorang yang memiliki gejala penyakit sedang, seperti sesak napas atau kesulitan bernapas, maka sebaiknya melakukan isolasi selama 10 hari.

Asisten profesor di Department of Population and Qualitative Health Sciences, School of Medicine, Case Western Reserve University Mark Cameron menuturkan, mengingat risiko berkelanjutan yang terkait dengan virus, maka orang-orang tetap perlu mematuhi protokol kesehatan yang tepat, terutama jika mereka dinyatakan positif Covid-19 atau mengalami gejala apa pun yang terkait dengan virus tersebut.

"Terlepas dari berakhirnya masa darurat Covid-19 secara birokratis, bersama dengan dukungan kesehatan masyarakat yang lebih mudah didapat dan data pelacakan dan seringkali, akomodasi isolasi di tempat kerja, kita masih harus melakukan pengujian dan isolasi," ujar Cameron.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.