Kemendikbudristek Sosialisasikan Kurikulum Merdeka ke Guru di Medan

Jumat, 19 Mei 2023, 14:04 WIB

MEDAN - Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek menyosialisasikan Kurikulum Merdeka kepada para guru di Kota Medan. Sosialisasi ini bertujuan untuk penyampaian kebijakan kurikulum kepada seluruh satuan pendidikan dan pemerintah daerah agar dapat diimplementasikan secara maksimal.

Plt Kepala Pusat Kurikulum Pembelajaran Kemendikbudristek Zulfikri M.Ed mengatakan Kurikulum Merdeka adalah upaya mengembalikan pendidikan kepada marwah-nya seperti yang diharapkan Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara yang menyebutkan bahwa pendidikan itu memerdekakan manusia secara lahir dan batin.

Ket. Foto: Sosialisasi Kurikulum Merdeka di Kota Medan — Sumber: antarafoto

Untuk itu diharapkan guru yang mengikuti sosialisasi tersebut nantinya dapat menjadi guru penggerak yang menggerakkan semua potensi dalam dirinya sebagai seorang manusia dan juga mampu menggerakkan potensi guru lainnya dan muridnya, sehingga pendidikan itu benar benar dirasakan maknanya dan manfaatnya bagi peserta didik.

"Dengan Kurikulum Merdeka tersebut, peserta didik akan merasakan kebahagiaan dalam belajar dan begitu dia menerima pembelajaran langsung bisa menerapkan dalam kehidupan mereka, sehingga mereka benar-benar merasakan manfaat pendidikan dan mereka mencintai dan belajar sepanjang hayat," katanya di Medan, Jumat (19/5).

"Kurikulum merdeka belajar ini dirancang sedemikian rupa agar bisa diterapkan dalam situasi apapun di negeri ini dengan segala keberagamannya. Karena yang dituntut disini bukan kelengkapan dokumen-dokumen atau administrasi," tambahnya.

Melalui Kurikulum Merdeka, guru didorong untuk benar-benar memahami apa yang menjadi kebutuhan murid-muridnya dimanapun dia berada, sehingga guru memiliki keleluasaan mengatur metode pembelajaran, termasuk asesmen kepada murid dan buku apa yang digunakan.

"Jadi ukuran dari Kurikulum Merdeka ini bukan kelengkapan administrasi dan keseragaman metode, tapi keberhasilan anak merubah diri mereka dan mereka merasakan kebahagiaan. Seberapa besar terjadi perubahan pada anak didik hari ini, besok dan seterusnya. Jadi anak akan mencintai belajar sepanjang hayat," katanya.

Sementara Anggota Komisi X DPR RI dr Sofyan Tan dalam kesempatan yang sama mengatakan, guru adalah fasilitator bagaimana pembelajaran di sekolah menjadi hal yang sangat menyenangkan bagi peserta didik.

"Belajar itu harus bahagia seperti bermain dalam taman.Nah sekolah adalah tempat bermain yang dapat menghasilkan berbagai inovasi yang baru bagi siswa. Saat anak sekolah dan pulang sekolah harus bisa buat dia bahagia," katanya.

Dengan Kurikulum Merdeka, para guru akan diberikan keleluasaan dalam memberikan pelajarannya kepada siswa.

Guru leluasa menggunakan alat bantu pengajaran hasil inovasi nya sendiri yang disesuaikan dengan lingkungan di mana guru tersebut mengajar.

"Kurikulum Merdeka akan mendorong siswa untuk berfikir logis dan Kurikulum Merdeka memang dirancang membuat peserta didik bahagia dan berfikir bagaimana mencapai cita citanya," katanya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.