Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira, Guterres Sambut Baik Perpanjangan Kesepakatan Biji-bijian

📅 Kamis, 18 Mei 2023, 13:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, Guterres Sambut Baik Perpanjangan Kesepakatan Biji-bijian Doc: ANTARA/Xinhua/Mark Garten
Ket. Arsip Foto - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyampaikan pidato pada KTT Ambisi Iklim di markas besar PBB, New York, Sabtu (12/12/2020).

Washington - Berita gembira, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres menyambut baik perpanjangan kesepakatan biji-bijian Ukraina pada Rabu dan mengungkapkan terima kasih kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan atas kerja samanya dengan badan dunia tersebut.

"Kami mendapatkan perkembangan yang positif dan signifikan. Konfirmasi dari Federasi Rusia untuk melanjutkan partisipasi mereka dalam Inisiatif Laut Hitam untuk 60 hari ke depan. Saya menyambut keputusan ini," kata Guterres dalam konferensi pers.

Pernyataan Guterres disampaikan beberapa jam setelah Erdogan mengumumkan kesepakatan itu, yang akan berakhir pada 18 Mei, diperpanjang hingga dua bulan.

"Dengan upaya negara kami, dukungan teman Rusia kami, dan kontribusi dari teman Ukraina kami, telah diputuskan untuk memperpanjang kesepakatan koridor biji-bijian Laut Hitam untuk dua bulan ke depan," kata Erdogan dalam pidatonya kepada kepala provinsi, wakil, dan walikota dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) melalui tautan video.

Guterres mengatakan perpanjangan tersebut merupakan kabar baik tetapi masalah yang belum terselesaikan tetap ada.

"Sekali lagi saya mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada Presiden Erdogan dan pemerintah Turki atas upaya mereka bekerja dalam koordinasi permanen dengan PBB," kata Sekjen PBB itu.

Turki, PBB, Rusia dan Ukraina awalnya menandatangani kesepakatan itu di Istanbul pada Juli tahun lalu untuk melanjutkan ekspor biji-bijian dari tiga pelabuhan Laut Hitam Ukraina, yang tertunda setelah perang Rusia-Ukraina dimulai pada Februari 2022.

Pusat Koordinasi Bersama dengan petugas dari tiga negara dan PBB didirikan di Istanbul untuk mengawasi pengiriman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.