Tiongkok Dilanda Gelombang Panas Minggu Ini

Rabu, 17 Mei 2023, 13:01 WIB

BEIJING - Sebagian besar wilayah di Tiongkok diperkirakan akan mengalami gelombang panas pertama tahun ini pada minggu ini. Suhu maksimum melonjak hingga 37 derajat Celcius di beberapa daerah, menurut Badan Meteorologi Tiongkok (CMA), Senin (15/5).

Dilaporkan The Straits Times, sistem El Nino sedang terjadi di sepanjang ekuator di Samudra Pasifik timur, yang dapat membuat suhu rata-rata global melonjak ke rekor tertinggi pada 2023 atau 2024, tambah CMA.

Ket. Foto: Warga Beijing melindungi diri dari matahari pada 15 Mei 2023. Suhu naik menjadi 34,4 derajat Celsius pada sore hari, observatorium meteorologi Beijing mengeluarkan peringatan biru untuk suhu tinggi. — Sumber: Global Times/VCG

Beberapa daerah, termasuk Beijing dan Tianjin, provinsi Hebei dan Henan serta Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, diperkirakan akan mengalami kenaikan suhu di atas 35 derajat Celcius pada Selasa dan Rabu.

Bagian utara provinsi Shandong diperkirakan akan mengalami suhu sekitar 37 derajat Celcius, menurut badan peramal cuaca.

Sebagian besar negara telah mengalami peningkatan suhu maksimum yang cepat. Senin lalu, Jinan di provinsi Shandong dan Xingtai di provinsi Hebei mencapai 37 derajat Celcius, Beijing mencapai 35 derajat Celcius.

Layanan meteorologi provinsi Shandong mengeluarkan peringatan kuning untuk suhu tinggi, yang terendah dalam sistem peringatan tiga level, pada pukul 6 pagi, Senin.

Di kota Jinan, Dongying dan Zibo, suhu diperkirakan menyentuh 37 derajat Celcius pada Selasa, kata layanan meteorologi.

Beijing, mungkin mendapat sedikit jeda dari panas karena diperkirakan akan mengalami badai petir, angin kencang, dan hujan es pada Selasa sore dan malam, tambah CMA.

Kepala peramal CMA Zhao Wei mengatakan suhu maksimum di kota akan turun menjadi 28 derajat C pada hari Rabu, turun antara 34 derajat C dan 36 derajat C pada Senin dan Selasa.

Ibu kota Tiongkok itu memasuki musim panas pada Senin, dengan suhu maksimum mencapai 34 derajat Celcius.

Dalam rilis berita pada 3 Mei, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mengatakan kemungkinan El Nino yang terjadi pada paruh kedua tahun 2023 meningkat. Peristiwa tersebut akan memicu suhu tinggi secara global.

El Nino adalah fenomena iklim yang terjadi secara alami yang dimulai dengan air permukaan yang sangat hangat di tengah dan timur khatulistiwa Samudra Pasifik, yang kemudian mengubah cuaca di seluruh dunia.

Itu terjadi rata-rata setiap dua hingga tujuh tahun, dan satu episode biasanya berlangsung sembilan hingga 12 bulan, kata WMO.

Kepala pakar Pusat Iklim Nasional Zhou Bing mengatakan, "Munculnya El Nino pasti akan menyebabkan peristiwa cuaca dan iklim yang tidak normal di suatu wilayah, atau secara global.Super El Nino terakhir terjadi dari musim gugur 2014 hingga musim semi 2016, di mana suhunya paling hangat sejak 1850."

El Nino yang kuat dapat meningkatkan curah hujan di Cekungan Sungai Yangtze, yang pada gilirannya akan meningkatkan kemungkinan musim dingin yang hangat, tambahnya.

Pusat Iklim Nasional mengatakan, berbagai analisis menunjukkan bahwa tahun 2023 atau 2024 kemungkinan besar akan mencatat rekor tahun terhangat secara global.

Air permukaan di Pasifik timur dengan cepat memanas, dan situasi air hangat yang terus-menerus dapat menyebabkan periode iklim abnormal yang lebih lama.

Beberapa negara di sekitar Pasifik tropis, termasuk di Amerika Utara, Asia Timur, dan Asia Selatan, akan menjadi yang pertama terkena dampak El Nino, kata badan itu.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.