Perkuat Prokes, PBNU Minta Masyarakat Tetap Waspada Kendati Status Covid-19 Dicabut

Selasa, 09 Mei 2023, 17:39 WIB

Jakarta -Perkuat prokes, Pengurus Besar Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LK PBNU) meminta masyarakat tetap waspada dengan tetap melakukan kebiasaan yang sudah terbentuk selama pandemi Covid-19, meski Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mencabut status darurat kesehatan global.

Anggota Dewan Kesehatan PBNU Makky Zamzam dalam taklimat media yang diterima di Jakarta, Selasa. mengatakan, salah satu kesadaran yang terbentuk di masa pandemi adalah penggunaan masker saat tubuh tidak sehat tetap harus dilakukan.

"Dankesadaranbagaimana kita bisa melindungi diri sendiri dan masyarakat lain saat kita sakit dan menggunakan masker," katanya.

Sebelumnya, WHO mengumumkan pada Jumat (5/5) bahwa Covid-19 bukan lagi darurat kesehatan global.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus berdasarkan rekomendasi Komite Darurat WHO yang bertemu untuk ke-15 kalinya guna menilai status darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Namun, pengumuman tersebut tidak berarti bahwa Covid-19 tidak lagi menjadi ancaman kesehatan global.Tedros mengungkapkan pekan lalu virus masih merenggut nyawa setiap tiga menit.

Makky mengatakan, komitmen untuk menjaga diri sendiri dan orang lain harus terus dipupuk oleh masyarakat. Karena, menjaga pola hidup sehat akan melindungi diri dari penyakit lain.

"Perlu ada komitmen sebagai hasil dari apa yang kita pelajari selama dua tahun terakhir dari pandemi Covid-19 ini bahwa kita tidak boleh menulari orang lain ketika kita sakit," ujarnya.

Selain itu, LK-PBNUjuga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap Covid-19 dengan memerhatikan perbedaan kasus influenza dan Covid-19.

"Prinsipnya, masyarakat harus bisa membedakan antara kasus influenza dan Covid-19 itu sendiri, bahwa memang ada Covid-19. Jangan sampai Covid-19 dianggap sebagai kasus influenza," ujarnya.

Langkah-langkah ini untuk mencegah penyebaran penularan.Pasalnya, kata dia, Covid-19 masih berbahaya, terutama bagi kelompok rentan yang tidak bisa mendapatkan vaksinasi.

"Covid-19 ini akan tetap berbahaya bagi orang yang tidak melakukan vaksinasi. Ada beberapa orang yang tidak dapat menerima vaksinasi karena ada kontraindikasi," demikianMakky Zamzam.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.