Tak Ada Penambahah Aset, Ini Penyebab Kekayaan Bupati Pandeglang Melonjak

Senin, 08 Mei 2023, 18:41 WIB

PANDEGLANG - Bupati Pandegang, Irna Narulita angkat bicara terkait harta kekayaannya yang telah dilaporkan secara periodik dalam LHKPN (Laporan Hata Kekayaan Penyelenggara Negara) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun belakangan ini disorot oleh netizen di media sosial (Medos).

Bupati wanita pertama di Pandeglang ini sangat memaklumi setiap aspirasi netizen, namun supaya tidak menjadi prasangka buruk maka harus menjadi prasangka baik. Oleh karena itu, dirinya wajib menjelaskan terkait harta kekayaan miliknya.

Ket. Foto: Bupati Pandegang, Irna Narulita — Sumber: istimewa

"Jadi ibu (Irna menyebut dirinya) harus menjelaskan bahwa harta atau aset yang ibu miliki sudah dilaporkan ke LHKPN KPK," kata Irna kepada wartawan, Senin (8/5).

Menurut Irna, total harta kekayaannya yang tercatat 62,5 miliar rupiah di LHKPN KPK itu asetnya tetap atau tidak bertambah. Tapi yang bertambah itu adalah nilainya saja yang bertambah karena Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) saat ini tinggi atau naik.

"Tetap tidak ada yang nambah, satu aset pun tidak ada yang nambah. Ya hampir 23 miliar rupiah tahun 2015 dengan sampai sekarang tetap, dan yang bertambah itu hanya nilainya saja," terang politisi PDIP ini.

Ia menyotohkan kondisi harga tanahnya saat ini dengan pembelian tanah pada tahun lalu dan tahun 2023 pada saat ini. "Contoh, kalau misalkan tanah. Ibu beli 25 tahun lalu 20 ribu rupiah, ibu belum melakukan penyesuaian dan ibu harus laporkan penyesuaian tersebut. Kan ibu nggak boleh bohong. Harga tanah sekarang sudah ada yang 1-2 juta rupiah. Kalau ibu bohong salah lagi, jujur jadi pertanyaan," ujarnya.

Irna mengaku wajib menjelaskan bahwa semua asetnya masih tetap dan tidak ada penambahan satupun. "Ini mengucapkan terima kasih atas saran masukan dari anak anak warga masyarakat, masukan yang sangat berharga, terkait LHKPN aset bupati sebelum menjadi bupati, dan setelah menjadi bupati sampai dengan bulan Mei 2023.

Ia sekali lagi menegaskan, tidak ada penambahan aset. Adapun peningkatan nilai, karena menyesuaikan harga aset atau tanah yang harus di sesuaikan dengan nilai/harga terkini di dipasaran dengan berkonsultasi ke Dinas Pendapatan Pajak Daerah Pandeglang yang mengetahui NJOP (nilai jual objek pajak) yang setiap tahun pada bulan maret wajib dilaporkan LHKPN ke KPK. "Contoh aset tanah saya beli 25 tahun lalu dgn harga @ 20.000/25.000 per meter, sekarang harganya sudah seharga 1 juta hingga 2 juta per meter, dan isi kebun menghasilkan pendapatan,seperti contoh hasil pertanian cengkeh, duren, kelapa, kambing, kerbau, dan lain-lain sumber pendapatan tersebut harus dilaporkan," jelas Irna.

Sementara terkait program pembangunan terus berproses, terkendala 2 tahun karena Covid-19 stagnan tidak ada pembangunan 2020-2021, pasca Covid-19 Maret 2022 di gelar program Jakamantul jalan kabupaten mantab betul +-57 km, itu perlu juga diapresiasi, yang belum terbangun mohon kesabarannya pembagunan terus berproses.

Tak hanya itu, proses pembangunan jalan dilanjutkan tahun ini 2023 skala prioritas di ruas yang padat penduduk/permukiman, ruas jalan masung masing ada kewenangannya. Yaitu, Pusat, Provinsi, Kabupaten dan desa, dimana tanggung jawab masing-masing, jalan kabupaten kewenangan pemkab dengan lebar jalan 3-7 meter, ruas jalan di bawah 3 meter merupakan kewenangan kepala desa untuk di danai dari apbdes/dana desa, pemkab bisa membantu pembangunan jalan kewenangan desa.

"Tetapi disesuaikan dengan kemampuan fiskal pemkab, untuk infrastruktur kesehatan dan pendidikan juga program primadona Irna-Tanto, dari 36 Puskesmas, kami lakukan rehab/pembangunan ulang di 27 Puskesmas, begitu pula dengan pembangunan ruang kelas baru, irigasi pertanian, infrastruktur perikanan, kemudahan perizinan berusaha/berinvestasi, pembangunan rumah tidak layak huni, bantuan permodalan sosial dan seterusnya," papar mantan politisi PPP ini. (*)

Redaktur: Sriyono

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.