Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkab Bogor Tingkatkan Mitigasi Bencana

Senin, 08 Mei 2023, 19:38 WIB

CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah meningkatkan upaya mitigasi bencana alam guna menghadapi cuaca ekstrem sejak beberapa hari terakhir di daerah tersebut.

"Cuaca saat ini tidak bersahabat, kami terus meningkatkan koordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah)," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin di Cibinong, Bogor, Senin.

Hal itu juga sudah ia tekankan kepada jajaran aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Bogor saat apel pagi.

Pihaknya terus memantau dan memastikan kesiapan peralatan dan personel dalam menghadapi cuaca ekstrem.

"Karena berpotensi menimbulkan bencana alam seperti banjir, banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor," katanya.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga menginventarisasi daerah rawan bencana untuk mitigasi yang lebih intensif saat cuaca ekstrem.

"Meningkatkan kerja sama secara sinergis situasi di lapangan. Pantau juga perkembangannya, lapor setiap minggu, jangan lupa tugas kita melayani masyarakat Kabupaten Bogor, kita digaji rakyat," kata Burhanudin.

Sebelumnya, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan telah menetapkan status tanggap darurat bencana di daerah itu setelah Kabupaten Bogor dilanda bencana Senin (24/4) lalu.

BPBD Kabupaten Bogor saat itu mencatat bencana alam mulai dari banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga tanah longsor terjadi di 15 desa dalam satu hari.

Peristiwa banjir terjadi di tujuh desa, yaitu Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya, dan Desa Bojong, Kecamatan Tenjo.

Lalu, di Kecamatan Jasinga, banjir terjadi di tiga desa, yakni Kalongsawah, Koleang, dan Sipak.

Kemudian, longsor terjadi di tujuh desa, yakni Desa Sukajaya di Kecamatan Tamansari, Desa Cidudeg di Kecamatan Cigudeg, Desa Purasari di Kecamatan Leuwiliang, Desa Kalongliud dan Desa Pangkaljaya di Kecamatan Nanggung, serta Desa Urug dan Desa Harkatjaya di Kecamatan Sukajaya.

Bencana alam angin kencang terjadi di tiga desa, yakni Desa Nanggewer, Kecamatan Cibinong, serta Desa Cidudeg dan Desa Wargajaya, Kecamatan Cigudeg.

Terakhir, terjadi bencana alam pergeseran tanah di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.