Pentingnya Lingkungan yang Baik untuk Dukung Pengobatan Kanker Anak, Ini Penjelasannya
Jumat, 05 Mei 2023, 13:05 WIBKanker tak hanya menyerang orang dewasa, melainkan juga pada anak. Sehingga, anak perlu berada di lingkungan yang baik untuk mendukung pengobatan kanker.
"Penting membuat suatu lingkungan yang baik untuk anak, baik secara psikis dan fisik. Kebutuhan anak harus terpenuhi dengan baik," kata Ahli Hemato-Onkologi Anak dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM), Hikari Ambara Sjakti, dikutip dari Antara, Jumat (5/5).
Hikari menjelaskan, dukungan psikis sangat dibutuhkan terutama jika anak yang menderita kanker telah beranjak remaja. Sebab, remaja biasanya juga mengalami kesehatan psikologis saat mengetahui dirinya terkena kanker.
"Biasanya anak yang sudah besar, selain penyakitnya dia juga mengalami stres dan sebagainya. Ini tentu membutuhkan bantuan dari keluarga dan orang-orang terdekatnya," ucapnya
Hikari juga mengimbau orang tua untuk memastikan anak yang sedang menjalani pengobatan kanker harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta pola makan yang baik. Kemudian, orang tua juga harus ingat bahwa pengobatan kanker tentu membutuhkan ketekunan dan kesabaran.
Lebih lanjut, kata dia, kepatuhan pengobatan juga berperan penting terhadap keberhasilan pengobatan bagi pasien kanker.
"Tentunya, kalau anak terkena kanker itu adalah satu musibah yang cukup berat. Yang penting, ikuti pengobatannya karena dokter pasti akan membantu yang terbaik untuk anaknya. Jadi ikuti arahan dokter, ikuti petunjuknya, dan taatlah pada pengobatan," ujar Hikari.
Hikari menjelaskan, kanker adalah pertumbuhan sel-sel dalam tubuh yang tidak normal dan bersifat merusak. Pada anak, kanker yang biasa terjadi adalah kanker darah seperti leukimia dan retinoblastoma atau kanker mata.
Menurut Hikari, penyebab kanker pada anak biasanya terjadi karena faktor genetik. Adapun tatalaksana pengobatan kanker tentu tergantung pada kanker yang diderita.
"Misalnya, leukimia tentu tidak ada operasi, tapi kemoterapi dan pada kasus tertentu ada radiasi. Kemudian alternatif berikutnya yang bisa digunakan pada keadaan tertentu, misalnya transplantasi sumsum tulang," tuturnya.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Wajib Tahu! Kurang Tidur di Usia 40-an dan 50-an Bisa Meningkatkan Risiko Alzheimer di Kemudian Hari
-
Setiap Tahunnya Lebih dari 408.000 Kasus Kanker Baru Terjadi, Indonesia Butuh Perkuatan Kolaborasi Global
-
Resmi Dibuka, DXI 2026 Perkuat Ekosistem Olahraga Petualangan
-
Perut Anda Buncit? Jalan Kaki 10 Menit Sehabis Makan Solusinya!
-
Line Up Synchronize Fest 2026 Fase 1: Daftar 17 Musisi dan Jadwal Festival
-
Kenali Gejala Kanker Tiroid, Benjolan di Leher Bisa Jadi Tanda Awal
-
Ancaman Verstappen Hengkang Picu Kekhawatiran di Formula 1
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.