Bogor Kenalkan ATM Sampah Plastik

Jumat, 05 Mei 2023, 04:00 WIB

BOGOR - Kehadiran ATM sampah digital menuju terwujudnya smart city plastic yang telah dicanangkan Kota Bogor untuk memenangkan kembali Adipura. Penegasan ini dikemukakan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Abdul Rachim, Kamis (4/5). Kebijakan ini demi menciptakan lingkungan yang bersih.

Saat ini sudah ada 42 mesin ATM sampah. Mesin-mesin itu tersebar di instansi pendidikan hingga perhotelan. Ke depan, jumlahnya akan terus ditambah. "Ini sebuah harapan baru setelah Kota Bogor meraih Adipura. Kota Bogor juga mencanangkan diri sebagai Smart City Plastic," tandas Dedie.

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Bogor Dedie Abdul Rachim saat peluncuran ATM sampah di gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor, Rabu (3/5). — Sumber: ANTARA/HO/Pemkot Bogor

Dia mengajak untuk mengelola plastik lebih bijak lagi. Kemarin diluncurkan ATM sampah dari Mountrash dan Yayasan Rumah Kedua, dibantu WWF. Menurut Dedie Rachim, dengan terobosan ini, kesadaran publik tentang sampah khususnya plastik bisa terus tumbuh. Bahkan, di ATM sampah, masyarakat bisa mendapat hadiah uang tunai dari total akumulasi sampah yang terkumpul.

Ada aplikasi yang harus diunduh. Setelah itu scan barcode. Nanti barcode menunjukkan identitas kita. Ketika dimasukkan botolnya, ada reward berupa uang sebesar 50 rupiah yang diakumulasi menjadi saldo. Mesin ATM juga membantu proses daur ulang sampah sehingga menjadi lebih bermanfaat.

Di sisi lain, sambung Dedie, Kota Bogor juga sudah memiliki hampir 300 bank sampah yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup. Inovasi ATM sampah ini diinisiasi Yayasan Rumah Kedua dan Mountrash dibantu World Wide Fund for Nature (WWF). Ini diharapkan mampu menjadi solusi lain permasalahan sampah di Kota Bogor.

Peluncuran ATM sampah telah dihadiri Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim. Launching ATM Sampah Digital tersebut di Auditorium Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor, Rabu (3/5). "Ini berjalan cukup lama, sekitar 3-4 tahun terakhir, juga jadi bukti serius bagi pemkot dalam mengelola sampah plastik, sehingga turut mengurangi pembuangan sampah Kota Bogor ke Galuga. Maka, program ini harus digencarkan," tambahnya.

Direktur PT Mountrash Indonesia, Dewi Puspasari, menambahkan, untuk mengoperasikan mesin ATM, warga hanya tinggal mengunduh aplikasi Mountrash di gawai. Ada empat jenis sampah yang bisa dimasukkan ke ATM. Pertama scan, lalu masukkan botol. Nanti saat botol masuk ke mesin otomatis uang masuk ke aplikasi 50. Uang nanti bisa dipakai token listrik, air, kemudian beli pulsa atau transfer bank.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.