Waspada Stres Sebabkan Nyeri Punggung, Ini Cara Mengatasinya
Selasa, 02 Mei 2023, 15:25 WIBStres tentu mengganggu kenyamanan saat beraktivitas. Bahkan, stres diketahui dapat meinmbulkan masalah kesehatan, seperti peradangan, kejang otot hingga ketegangan pada punggung.
Sakit punggung adalah salah satu kondisi medis yang paling umum. Namun ternyata salah satu pemicu nyeri punggung juga dapat disebabkan atau diperburuk oleh stres, demikian laporan dari Healthline, Selasa.
Dilansir dari Healthline, bukti menunjukkan bahwa stres kronis dapat menyebabkan nyeri kronis dan sebaliknya. Sebagian orang mengalami nyeri punggung saat merasakan stres.
Sebuah studi tahun 2021 mengungkapkan, stres kronis pada akhirnya menyebabkan disfungsi kortisol serta masalah dengan masalah respons peradangan tubuh. Masalah kortisol dan peradangan menyebabkan stres oksidatif, kerusakan radikal bebas, cedera sel atau penuaan, dan degenerasi jaringan, yang semuanya dapat menyebabkan nyeri kronis.
Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa stres memiliki dampak langsung pada pemrosesan rasa sakit. Secara keseluruhan, stres dapat dikaitkan dengan nyeri punggung dalam beberapa cara.
- Ketegangan otot
Stres dapat menyebabkan otot-otot di Punggung menegang. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kekakuan dan nyeri.
- Sensitivitas terhadap nyeri meningkat
Tak hanya itu, stres juga dapat membuat tubuh lebih sensitif terhadap rasa sakit. Penelitian menunjukkan bahwa peristiwa kehidupan yang kritis dapat memicu perubahan pada sistem limbik dan neurotransmiter terkait, yang dapat mengubah mekanisme penghambatan rasa sakit.
- Peradangan
Stres kronis juga dapat menyebabkan peradangan di seluruh tubuh termasuk di punggung, yang dapat menyebaban rasa sakit.
- Postur tubuh yang buruk
Selain itu, saat Anda stres, pola pernapasan Anda berubah dan bahu Anda membungkuk. Sehingga hal ini dapat menyebabkan ketegangan termasuk ketegangan di punggung tengah dan atas Anda.
- Bekurangnya aliran darah
Terakhir, selama masa stres, pembuluh darah Anda juga mungkin menyempit sehingga mengurangi aliran darah ke otot punggung dan menyebabkan rasa sakit.
Durasi sakit punggung yang berhubungan dengan stres dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu. Namun, jika stres yang mendasarinya tidak diatasi, rasa sakit dapat bertahan atau memburuk seiring berjalannya waktu.
Dilansir dari Healthline, berikut cara untuk mengatasi nyeri punggung akibat stres.
Untuk mengatasi hal ini, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi nyeri punggung akibat stres. Misalnya dengan menggunakan pereda nyeri yang dijual bebas, melakukan terapi panas dengan menerapkannya ke area yang nyeri, melakukan pijat, atau juga bisa melakukan peregangan yang menargetkan punggung bagian bawah.
Kemudian, untuk mengatasi stres agar nyeri punggung tak kembali muncul, Anda bisa mulai berolahraga secara teratur. Sebab, olahraga membantu mencegah degenerasi sendi dan otot serta meningkatkan kesehatan mental.
Selain itu, konsumsilah makanan yang bergizi, latih teknik relaksasi seperti meditasi, serta tidur yang cukup. Terhubung dengan orang lain juga penting untuk mengatasi stres. Dukungan sosial penting untuk menghilangkan stres.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Tabrak Kendaraan di Landasan Bandara New York, Pilot dan Kopilot Air Canada Tewas
-
KKP Sebut Ekspor Udang RI Tetap Meningkat, meski Diterpa Isu Terpapar Radioaktif Cs-137
-
Budaya dan Wisata Singkawang Tampil di Ajang Timeless Harmony
-
Bupati Banyumas Dorong Kepala Sekolah Melek Digital dan Inovatif
-
Airlangga: Jepang Berperan Penting Bangun Ekosistem Industri Otomotif Indonesia
-
Jalur KRL Cikampek dan Sukabumi Mulai Digeber 2026, Cek Rutenya di Sini
-
Mendag Buka Data: Ribuan Pengaduan Konsumen Jadi Alarm Perdagangan Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.