Paus: Vatikan Terlibat dalam Misi Perdamaian Rahasia Ukraina

Senin, 01 Mei 2023, 10:49 WIB

BUDAPEST - Vatikan terlibat dalam misi perdamaian untuk mencoba mengakhiri konflik antara Rusia dan Ukraina, kata Paus Fransiskus pada Minggu (30/4). Namun ia menolak memberikan rincian lebih lanjut.

"Saya bersedia melakukan semua yang harus dilakukan. Ada misi yang sedang berjalan sekarang, tetapi belum dipublikasikan. Ketika sudah dipublikasikan, saya akan mengungkapkannya," kata Paus kepada wartawan dalam penerbangan pulang setelah tiga hari kunjungan ke Hungaria.

Ket. Foto: Paus Fransiskus tiba di Gereja Santo Elizabeth Hungaria untuk bertemu dengan orang miskin dan pengungsi selama perjalanan kerasulannya di Budapest, Hungaria, pada 29 April 2023. — Sumber: CNA/REUTERS/Bernadett Szabo

"Menurut saya perdamaian selalu dibuat dengan membuka saluran. Anda tidak akan pernah bisa mencapai perdamaian melalui penutupan... Ini tidak mudah."

Paus menambahkan, dia telah berbicara tentang situasi di Ukraina dengan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban dan dengan (uskup) Hilarion, perwakilan dari Gereja Ortodoks Rusia di Budapest.

"Dalam pertemuan ini kami tidak hanya berbicara tentang Little Red Riding Hood. Kami berbicara tentang semua hal ini. Semua orang tertarik dengan jalan menuju perdamaian," katanya.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022, Paus Fransis telah memohon perdamaian hampir setiap minggu, dan telah berulang kali menyatakan keinginan untuk bertindak sebagai perantara antara Kiev dan Moskow.Tawarannya sejauh ini gagal menghasilkan terobosan apa pun.

Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal bertemu Paus di Vatikan pada Kamis dan mengatakan dia telah membahas "formula perdamaian" yang diajukan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.Dia mengatakan dia juga mengundang Paus untuk mengunjungi Kiev.

Paus Fransiskus (86) sebelumnya mengatakan ingin mengunjungi Kiev juga Moskow dalam misi perdamaian.

Puluhan ribu orang telah terbunuh, jutaan tercerabut dari negaranya, dan seluruh kota telah hancur lebur selama perang di Ukraina.

Paus Fransiskus yang tampak dalam kondisi relatif baik selama perjalanan, juga berbicara tentang kesehatannya setelah dirawat di rumah sakit pada akhir Maret karena bronkitis.

Dia mengatakan merasakan sakit yang kuat di akhir audiensi umum pada Rabu 29 Maret dan mencoba untuk tidur.

"Saya tidak kehilangan kesadaran tetapi saya demam tinggi dan pada jam 3 sore dokter membawa saya ke rumah sakit," katanya.

"Itu adalah pneumonia yang kuat dan akut di bagian bawah paru-paru. Puji Tuhan saya bisa membicarakannya. Tubuh merespons pengobatan dengan baik, bersyukur pada Tuhan," katanya.

Sebagian paru-parunya diangkat ketika dia masih muda di Argentina lebih dari setengah abad yang lalu.

Paus mengatakan tidak ada perubahan rencana untuk pergi ke Lisbon pada Agustus untuk pertemuan pemuda internasional dan kemudian secara terpisah ke Marseilles dan Mongolia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.