Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nahas, Seorang Pendaki Tewas Tersambar Petir di Gunung Seminung Lampung

📅 Senin, 01 Mei 2023, 13:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nahas, Seorang Pendaki Tewas Tersambar Petir di Gunung Seminung Lampung Doc: antara
Ket. Suasana saat Kapolres Lampung Barat sedang menjenguk sejumlah pendaki di Gunung Seminung yang selamat.

LAMPUNG BARAT - Satu orang pendaki asal Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), tewas tersambar petir ketika mendaki Gunung Seminung, di Pekon (Desa) Teba Pring, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Lampung, Sabtu (30/4).

Kapolres Lampung Barat AKBP Heri Sugeng Priyantho membenarkan peristiwa tersebut yang menimpa rombongan pendaki berasal dari Sumsel.

"Iya benar ada seorang pendaki yang menjadi korban meninggal bernama Abdal Reka Anggara (18), warga Desa Terean, Kecamatan Mekakau Ilir, OKU Selatan," kata Heri Sugeng Priyantho, saat dihubungi dari Lampung Selatan, Senin (1/5).

Ia juga mengatakan atas kejadian tersebut pihak Polres Lampung Barat, Polda Lampung bersama TNI dan Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah berhasil mengevakuasi pendaki gunung yang menjadi korban tersambar petir di Gunung Seminung itu.

"Adapun hasil inventarisasi pendaki berjumlah keseluruhan 90 orang yang semula sebanyak 58 orang dengan melalui du pos jalur pendakian," kata dia.

Ia menambahkan jumlah keseluruhan pendaki yang berhasil dievakuasi oleh tim SAR sebanyak 90 orang.

"Di antaranya 73 orang naik dan mendaki melalui jalur Pos Pekon Teba Pringraya, Kecamatan Sukau, sedangkan 17 orang pendaki naik melalui Jalur Pos Air Panas, Desa Kota Batu, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten OKU Selatan.

Selanjutnya, kata dia pula, dari jumlah pendaki tersebut yang mengalami insiden itu yakni satu orang meninggal dunia dan dua orang luka berat serta tiga orang luka ringan.

"Dua orang pendaki mengalami luka berat bernama Adi Yusuf Saputra (23) , warga Mekakau Ilir, OKU Selatan, dan Andika (18), warga Lampung Tengah. Kemudian tiga orang pendaki mengalami luka sedang di antaranya Heru (23), Wawan (23), dan Erlanda (21) yang ketiganya merupakan warga OKU Selatan," ujar dia lagi.

Kapolres menjelaskan kronologis kejadian tersebut adalah akibat adanya intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kecamatan Sukau dan sekitarnya, disertai petir, sehingga mengakibatkan pendaki tersambar petir dan mengalami luka bakar.

Pada pukul 06.00 WIB, korban baru bisa dievakuasi untuk dibawa ke Puskesmas Buay Nyerupa Sukau menggunakan ambulans.

AKBP Heri juga mengatakan bahwa untuk sementara waktu pendakian di Gunung Seminung ditutup. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya korban jiwa, karena saat ini intensitas hujan cukup tinggi sehingga dapat membahayakan para pendaki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.